/
/
/
Cara Cicil Emas di Bank Syariah Nasional (BSN): Simak Caranya!

Cara Cicil Emas di Bank Syariah Nasional (BSN): Simak Caranya!

 5 views
seorang pria sedang memegang kartu emas di depan laptop

Daftar isi

Banyak orang ingin investasi emas, tapi terkendala dana besar di awal. KIta tahu kalau harga emas yang terus naik sering bikin rencana membeli emas jadi tertunda. Salah satu solusinya dengan pembiayaan cicil emas berbasis syariah yang lebih ringan dan terencana. 

Kamu masih bingung dimana dan gimana cara yang tepat dan bikin dompet menipis, kamu bisa simak cara cicil emas di Bank Syariah Nasional (BSN), karena angsurannya tetap, sesuai prinsip syariah, dan emasnya bersertifikat ANTAM.

Artikel ini, kamu akan menemukan penjelasan lengkap mulai dari pengertian BSN Cicil Emas, alasan memilihnya, syarat dan ketentuan, simulasi angsuran, cara pengajuan, hingga pertanyaan yang terkait cicil emas di BSN nih!

💡 Jadi Poinnya…

  1. Angsuran Tetap & Halal: Cicil emas di BSN pakai akad murabahah dengan cicilan tetap tanpa riba sampai lunas.
  2. Syarat Relatif Aman: Wajib SLIK OJK bersih, usia & pekerjaan memenuhi, serta dokumen lengkap agar mudah disetujui.
  3. Investasi Bertahap: Emas ANTAM bersertifikat bisa dimiliki tanpa dana besar di awal, tenor fleksibel hingga 5 tahun.

Apa Itu Cicil Emas di Bank Syariah Nasional (BSN)?

BSN Cicil Emas adalah fasilitas pembiayaan kepemilikan emas batangan bersertifikat ANTAM menggunakan akad Murabahah (jual beli). Artinya, bank membeli emas terlebih dahulu, lalu menjualnya kepada nasabah dengan harga yang telah disepakati di awal, termasuk margin keuntungan bank.

Skema ini membuat nasabah tahu sejak awal total harga emas dan jumlah cicilan yang harus dibayar setiap bulan. Tidak ada bunga berbunga atau perubahan angsuran di tengah jalan. Emas yang dibeli akan menjadi agunan hingga cicilan lunas, dan setelah itu nasabah bebas menggunakan emas tersebut untuk keperluan pribadi maupun investasi jangka panjang.

Mengapa Harus Cicil Emas di Bank Syariah Nasional (BSN)?

Ada beberapa alasan kenapa cicil emas di BSN layak dipertimbangkan, terutama bagi kamu yang ingin investasi aman dan halal.

  • Angsuran tetap dan ringan: Sejak akad ditandatangani, jumlah cicilan tidak berubah sampai lunas. Ini memudahkan perencanaan keuangan bulanan.
  • Emas bersertifikat ANTAM: Kamu jadi bisa pastikan kualitas dan keasliannya terjamin.
  • Tenor fleksibel hingga 5 tahun: cocok buat kamu yang ingin menyesuaikan dengan kondisi keuangan,
  • Adanya yang margin kompetitif dan sesuai prinsip syariah, tanpa riba,
  • Tersedia juga perlindungan asuransi jiwa (opsional) serta asuransi kerugian.

Baca juga Perbedaan Bank Syariah Nasional dan Bank Syariah Indonesia: Cek Lengkapnya!

Tujuan Mencicil Emas

Mencicil emas bukan sekadar gaya hidup, tetapi punya tujuan finansial yang jelas. Tujuan utama BSN Cicil Emas adalah membantu nasabah perorangan memiliki emas tanpa harus menunggu dana besar terkumpul.

Selain sebagai instrumen investasi jangka panjang, emas sering digunakan untuk proteksi nilai kekayaan dari inflasi. Banyak nasabah juga menjadikan emas sebagai dana pendidikan, dana pensiun, atau persiapan ibadah. Dengan sistem cicilan, kepemilikan emas bisa dimulai lebih cepat, sementara pembayaran dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan.

Mana Saja Syarat dan Kriteria yang Bisa Cicil Emas di BSN?

Agar pengajuan disetujui, nasabah harus memenuhi beberapa kriteria berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Saat pembiayaan lunas, usia maksimal 65 tahun
  • Memiliki pekerjaan atau usaha minimal 1 tahun
  • Tidak memiliki kredit bermasalah (SLIK OJK clear)
  • Memiliki NPWP atau SPT PPh 21

Dokumen yang perlu disiapkan meliputi KTP, KK, NPWP, slip gaji atau laporan usaha, rekening koran 3 bulan terakhir, serta dokumen pendukung lainnya sesuai status pekerjaan.

Baca Juga Cara Buka Rekening Tabungan di Bank Syariah Nasional: Mudah & Praktis!

Berapa Lama Jangka Waktu Cicil Emas di BSN?

BSN menyediakan tenor cicil emas yang cukup fleksibel. Jangka waktu pembiayaan minimal 2 tahun dan maksimal 5 tahun. Pemilihan tenor akan mempengaruhi besarnya cicilan bulanan. Semakin panjang tenor, cicilan akan semakin ringan, tetapi total pembayaran menjadi lebih besar.

Baca Juga Syarat Daftar Tabungan Haji di Bank Mega Syariah: Ini Info Lengkapnya!

Berapa Angsurannya?

Besaran angsuran tergantung pada nilai pembiayaan, tenor, dan margin yang berlaku. Contoh simulasi:

Jika harga emas Rp60.000.000 dan plafon pembiayaan Rp50.000.000 dengan tenor 5 tahun, maka estimasi angsuran sekitar Rp1.163.413 per bulan. Angsuran ini bersifat tetap sampai lunas, sehingga lebih aman untuk perencanaan keuangan.

Bagaimana Cara Cicil Emas di Bank Syariah Nasional (BSN)?

Cara cicil emas di Bank Syariah Nasional (BSN) dilakukan melalui beberapa tahapan yang terstruktur, mulai dari pengajuan hingga pencairan pembiayaan. Proses ini dirancang agar transparan, sesuai prinsip syariah, dan meminimalkan risiko bagi nasabah maupun bank.

Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Mengajukan Permohonan Cicil Emas ke Kantor Cabang BSN

Langkah pertama cara cicil emas di Bank Syariah Nasional adalah dengan mengajukan permohonan langsung ke kantor cabang BSN terdekat. Saat ini, pengajuan BSN Cicil Emas belum sepenuhnya dilakukan secara online, sehingga nasabah perlu datang ke cabang untuk mendapatkan penjelasan produk dan simulasi pembiayaan.

Pada tahap ini, petugas bank akan menjelaskan:

  • Skema cicil emas berbasis akad Murabahah
  • Plafon pembiayaan maksimal (hingga Rp150 juta)
  • Pilihan tenor 2–5 tahun
  • Estimasi angsuran bulanan
  • Biaya-biaya yang akan timbul

Nasabah juga dapat berkonsultasi mengenai kemampuan angsuran agar cicilan tidak memberatkan di kemudian hari.

2. Menyiapkan dan Melengkapi Dokumen Persyaratan

Setelah pengajuan awal, nasabah wajib melengkapi dokumen sebagai bagian dari proses cara cicil emas di BSN. Dokumen ini digunakan untuk analisis kelayakan pembiayaan dan verifikasi identitas.

Dokumen yang umumnya diminta meliputi:

  • Formulir aplikasi pembiayaan yang telah ditandatangani
  • Fotokopi KTP pemohon dan pasangan (jika menikah)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • NPWP atau SPT PPh Pasal 21
  • Surat nikah atau cerai (jika ada)
  • Slip gaji 3 bulan terakhir (karyawan) atau laporan keuangan usaha minimal 6 bulan (wiraswasta/profesional)
  • Surat keterangan kerja atau usaha
  • Rekening koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir

Kelengkapan dan keakuratan dokumen akan mempercepat proses persetujuan pembiayaan.

3. Proses Verifikasi dan Analisis Pembiayaan oleh BSN

Setelah dokumen diterima, pihak BSN akan melakukan verifikasi data dan analisis kemampuan finansial nasabah. Proses ini mencakup:

  • Pengecekan riwayat kredit melalui SLIK OJK
  • Analisis penghasilan dan pengeluaran bulanan
  • Penilaian kesesuaian tenor dan jumlah angsuran

Tahap ini sangat penting dalam cara cicil emas di Bank Syariah Nasional karena menentukan apakah pembiayaan dapat disetujui atau tidak. Jika ada dokumen yang kurang atau perlu klarifikasi, pihak bank akan menghubungi nasabah.

4. Menyiapkan Biaya Pra Realisasi Pembiayaan

Apabila permohonan disetujui, nasabah wajib menyiapkan biaya pra realisasi sebelum akad dilakukan, Berikut besarannya:

Biaya Proses (berdasarkan plafon):

  • Rp0–50 juta: Rp125.000
  • Rp50–100 juta: Rp250.000
  • Rp100–150 juta: Rp375.000

Biaya Administrasi (berdasarkan plafon):

  • Rp0–50 juta: Rp375.000
  • Rp50–100 juta: Rp750.000
  • Rp100–150 juta: Rp1.125.000

Selain itu, terdapat:

  • Biaya asuransi jiwa (opsional)
  • Saldo mengendap sesuai ketentuan bank

Semua biaya ini harus tersedia di rekening tabungan nasabah sebelum akad ditandatangani.

5. Penandatanganan Akad Murabahah

Tahap berikutnya dalam cara cicil emas di Bank Syariah Nasional adalah penandatanganan akad Murabahah. Pada tahap ini:

  • Bank menyampaikan harga beli emas
  • Margin keuntungan bank ditetapkan di awal
  • Total cicilan dan tenor disepakati bersama

Akad dilakukan secara transparan tanpa bunga dan tanpa perubahan angsuran hingga lunas. Setelah akad ditandatangani, pembiayaan resmi berjalan.

6. Pencairan Pembiayaan dan Pembelian Emas

Setelah akad selesai, BSN akan mencairkan pembiayaan untuk pembelian emas batangan bersertifikat ANTAM. Emas tersebut menjadi agunan selama masa cicilan berlangsung.

Nasabah kemudian mulai membayar angsuran bulanan sesuai jadwal yang telah disepakati. Setelah seluruh cicilan lunas, emas sepenuhnya menjadi milik nasabah dan bebas digunakan atau disimpan sebagai investasi.

Baca Juga Cara Mengajukan Pembiayaan Rumah di BSN (Bank Syariah Nasional)

Berapa Denda Jika Terlambat Bayar Cicilan?

BSN menerapkan ta’zir (denda keterlambatan) yang dihitung per hari, tergantung jumlah tunggakan. Misalnya, tunggakan hingga Rp100.000 dikenakan Rp67 per hari. Dana ta’zir ini bukan keuntungan bank, melainkan sebagai bentuk disiplin pembayaran sesuai prinsip syariah.

Skema Denda (Ta’zir) BSN Cicil Emas

Besaran ta’zir pada BSN Cicil Emas dihitung berdasarkan jumlah tunggakan dan lama hari keterlambatan, dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Tunggakan Rp0 – Rp100.000
    → Rp67 × jumlah hari tunggakan
  • Tunggakan >Rp100.000 – Rp200.000
    → (2 × Rp67) × jumlah hari tunggakan
  • Tunggakan >Rp200.000 – Rp300.000
    → (3 × Rp67) × jumlah hari tunggakan
  • Tunggakan >Rp300.000 – Rp400.000
    → (4 × Rp67) × jumlah hari tunggakan
  • Tunggakan >Rp400.000 – Rp500.000
    → (5 × Rp67) × jumlah hari tunggakan

Dan seterusnya, mengikuti pola kelipatan sesuai besaran tunggakan.

Contoh Perhitungan Denda Ta’zir

Agar lebih mudah dipahami dalam konteks cara cicil emas di Bank Syariah Nasional, berikut contoh sederhana:

Jika nasabah menunggak cicilan sebesar Rp150.000 selama 5 hari, maka:

  • Kategori tunggakan: >Rp100.000 – Rp200.000
  • Denda per hari: 2 × Rp67 = Rp134
  • Total denda: Rp134 × 5 hari = Rp670

Besaran ini akan ditambahkan ke kewajiban pembayaran, namun tidak memengaruhi pokok cicilan maupun margin pembiayaan.

Gapai Emas, Perlahan Aja

BSN Cicil Emas adalah solusi praktis bagi siapa saja yang ingin memiliki emas secara halal, aman, dan terencana. Dengan angsuran tetap, tenor fleksibel, serta emas bersertifikat ANTAM, kamu bisa mulai investasi emas tanpa harus menunggu mapan dulu. Yang penting, pastikan cicilan sesuai kemampuan agar tujuan finansial tercapai dengan nyaman.

FAQ Seputar BSN Cicil Emas

1. Apa itu BSN Cicil Emas?
Pembiayaan kepemilikan emas ANTAM dengan akad Murabahah sesuai prinsip syariah.

2. Berapa maksimal pembiayaan BSN Cicil Emas?
Maksimal hingga 90% dari harga emas sesuai ketentuan FTV bank.

3. Jenis emas apa yang bisa dibiayai?
Emas lantakan bersertifikat ANTAM minimal 5 gram.

4. Apakah angsuran bisa berubah?
Tidak. Angsuran bersifat tetap sejak awal akad hingga lunas.

5. Di mana bisa mengajukan BSN Cicil Emas?
Di kantor cabang BSN terdekat atau melalui website resmi BSN.

Terakhir diupdate Tue, 27 January 2026
Baca selengkapnya

Tentang Penulis

Bagikan ke
Explore

Cek kumpulan promo terbaru, diskon, dan cashback biar belanja makin cuan!

Yuk update insight kamu lewat berita & tren terkini yang lagi ramai dibahas!

Cek info biaya, daftar layanan, dan rekomendasi produk yang kamu butuhin!

Butuh ide liburan atau rekomendasi film? Yuk jelajahi artikel lifestyle seru di sini!

Yuk cari tahu cara-cara simpel biar aktivitasmu makin efisien!

Lagi rame apa minggu ini? Cek disini aja! Mulai dari film, event, politik, promo & lainnya lengkap!

Minggu ke-5, Januari 2026

🛍️ Weekly Promo

Minggu ini banyak promo kece! Cek diskon, cashback, dan penawaran spesial buat kamu

🎉 Weekly Event

Butuh referensi acara seru minggu ini? Yuk cek event pilihan yang bisa kamu datengin!

🍿 Weekly Movies

Nonton apa minggu ini? Yuk lihat daftar film bioskop & streaming yang lagi rame!

💸 Weekly Finansial

Info finansial terkini: dari harga pasar, tren ekonomi, sampai tips kelola keuangan

🏛️ Weekly Politik

Isu politik apa yang lagi ramai? Cek kabar, analisis, dan update terbaru minggu ini

Populer di 📈

Ikuti Sosial Media Tuwaga

Info terbaru tentang finansial dan Tuwaga

Scroll to Top

Ubah profil?

Yakin ingin menyimpan perubahan profil?