Memiliki rumah sendiri adalah impian banyak orang, tapi membeli atau membangunnya seringkali membutuhkan biaya besar yang tidak semua orang bisa tangani secara tunai. Bagi sebagian orang, proses pembiayaan atau jual beli rumah tetap sesuai prinsip syariah, bebas dari riba, dan transparan menjadi hal penting khususnya nasabah muslim dan muslimah.
Di sinilah Bank Syariah Nasional (BSN) menjadi salah satu pilihan tepat. BSN menyediakan berbagai produk pembiayaan rumah yang dapat membantu kamu membeli, membangun, atau bahkan mengalihkan pembiayaan rumah.
Artikel ini akan menjelaskan cara mengajukan pembiayaan rumah di BSN, termasuk produk yang tersedia, syarat, alur pengajuan, dan tips agar proses lebih cepat disetujui.
💡 Jadi Poinnya…
- Syariah & Transparan: Pembiayaan rumah di BSN menggunakan akad halal seperti Murabahah dan Musyarakah, tanpa bunga, dengan cicilan tetap yang memudahkan perencanaan keuangan jangka panjang.
- Produk Lengkap & Fleksibel: Mulai dari beli rumah siap huni, bangun rumah, refinancing, hingga program subsidi dan Tapera. BSN punya pilihan pembiayaan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi finansial nasabah.
- Proses Jelas & Terstruktur: Alur pengajuan pembiayaan rumah di BSN relatif rapi. Mulai dari pengajuan, verifikasi dokumen, survei properti, akad, hingga pencairan, pastinya lebih aman dan minim risiko.
Apa Itu Pembiayaan Rumah Syariah?
Pembiayaan rumah syariah adalah sistem pembiayaan yang mengikuti prinsip syariah Islam, bebas bunga dan menggunakan akad halal. Berbeda dengan KPR konvensional, pembiayaan syariah memakai margin keuntungan tetap, sehingga lebih aman dan transparan.
Keunggulan utama:
- Cicilan tetap, tanpa bunga
- Proses sesuai prinsip syariah
- Bisa digunakan untuk membeli, membangun, atau refinancing rumah
Tujuan Mengajukan Pembiayaan Rumah Syariah
Orang mengajukan pembiayaan rumah syariah biasanya memiliki beberapa tujuan utama:
- Memiliki rumah sendiri dengan prinsip syariah
Banyak orang ingin rumah impian, tapi tetap sesuai prinsip halal dan bebas riba. Pembiayaan rumah syariah memungkinkan hal ini. - Mendapatkan pembiayaan yang aman dan transparan
Dengan sistem syariah, semua akad dan perhitungan dilakukan secara jelas, sehingga tidak ada biaya tersembunyi dan risiko keuangan lebih rendah. - Mengatur keuangan lebih fleksibel
Pembiayaan syariah memberikan tenor yang fleksibel dan cicilan tetap, sehingga lebih mudah disesuaikan dengan kondisi keuangan pribadi atau keluarga. - Mengakses program subsidi atau fasilitas khusus
Beberapa pembiayaan rumah syariah bekerja sama dengan pemerintah atau lembaga tertentu, memberi keuntungan tambahan seperti DP ringan atau plafond yang lebih besar. - Memilih bank yang sesuai nilai dan prinsip
Bank syariah seperti BSN menyediakan layanan pembiayaan yang selaras dengan prinsip Islam, sehingga pilihan pembiayaan tidak hanya soal finansial, tapi juga nilai dan keyakinan.
Baca Juga Perbedaan Bank Syariah Nasional dan Bank Syariah Indonesia: Cek Lengkapnya!
Produk Pembiayaan Rumah Syariah di BSN
1. BSN Pemilikan Rumah
Produk ini cocok untuk kamu yang ingin membeli rumah siap huni.
Akad: Murabahah
Tenor: 5–20 tahun
Plafon: Hingga 70% harga rumah
Alur: Ajukan → Verifikasi dokumen → Survei properti → Akad → Pencairan
Penyelesaian: Saat akad selesai dan dana cair
Manfaat: Cicilan tetap bulanan dan proses jelas memudahkan kamu memiliki rumah impian tanpa ribet.
2. BSN Bangun Rumah
Produk ini untuk membangun rumah di tanah milik sendiri.
Akad: Musyarakah Mutanaqisah
Tenor: 5–15 tahun
Plafon: Hingga Rp 5 miliar
Alur: Ajukan → Verifikasi dokumen → Progres pembangunan → Akad → Pencairan bertahap
Penyelesaian: Saat rumah selesai dibangun dan cicilan terakhir lunas
Manfaat: Fleksibilitas pencairan sesuai progres pembangunan membuat pembangunan rumah lebih nyaman dan sesuai rencana.
3. BSN Refinancing Rumah
Produk untuk mengalihkan pembiayaan rumah dari bank lain ke BSN.
Akad: Murabahah
Tenor: 5–15 tahun
Plafon: Menyesuaikan sisa pinjaman
Alur: Ajukan → Verifikasi sisa pinjaman → Akad → Pencairan
Penyelesaian: Saat cicilan lama lunas dan akad baru berjalan
Manfaat: Membuat cicilan lebih ringan dan proses lebih transparan.
4. BSN KPR Sejahtera
Program untuk pembelian rumah pertama dengan subsidi pemerintah.
Akad: Murabahah / Musyarakah
Tenor: 5–20 tahun
Plafon: Sesuai ketentuan subsidi
Alur: Ajukan → Verifikasi dokumen → Akad → Pencairan
Penyelesaian: Saat akad selesai dan dana diterima
Manfaat: DP ringan dan tenor panjang membuat rumah pertama lebih mudah dimiliki.
5. BSN KPR Tapera
Produk khusus peserta Tapera untuk membeli atau membangun rumah.
Akad: Murabahah
Tenor: 5–20 tahun
Plafon: Menyesuaikan saldo Tapera
Alur: Ajukan → Verifikasi Tapera → Akad → Pencairan
Penyelesaian: Saat dana Tapera diterima dan akad selesai
Manfaat: Memanfaatkan saldo Tapera membuat pembiayaan lebih terjangkau dan sesuai aturan pemerintah.
6. BSN KBR Tapera
Fasilitas pembiayaan rumah bagi peserta Tapera untuk membeli atau membangun rumah baru.
Akad: Murabahah
Tenor: 5–15 tahun
Plafon: Menyesuaikan saldo Tapera
Alur: Ajukan → Verifikasi Tapera → Akad → Pencairan
Penyelesaian: Saat dana Tapera diterima dan akad selesai
Manfaat: Membantu peserta Tapera memiliki rumah baru dengan cicilan yang terjangkau dan tetap sesuai prinsip syariah.
Syarat Mengajukan Pembiayaan Rumah di BSN
Umum:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
- Memiliki penghasilan tetap
- Memiliki rekening tabungan BSN
Khusus:
- Dokumen identitas: KTP, KK, NPWP
- Dokumen penghasilan: slip gaji / laporan keuangan
- Dokumen properti: sertifikat, IMB, PBB
- Dokumen tambahan sesuai jenis produk (misal Tapera untuk KPT/KBR)
💡 Tips: Persiapkan semua dokumen agar proses persetujuan lebih cepat.
Baca Juga Cara Buka Rekening Tabungan di Bank Syariah Nasional: Mudah & Praktis!
Manfaat Setelah Mengajukan Pembiayaan Rumah di BSN
- Cicilan tetap tanpa bunga
Dengan sistem syariah, kamu tidak perlu khawatir soal bunga yang membebani. Margin tetap membuat perencanaan keuangan lebih mudah. - Bisa memilih produk sesuai kebutuhan
BSN menyediakan berbagai produk, mulai dari pembelian rumah siap huni hingga refinancing, sehingga bisa menyesuaikan dengan kondisi dan tujuan finansialmu. - Proses lebih transparan dan aman
Semua akad dan perhitungan dilakukan sesuai prinsip syariah, sehingga transaksi jelas dan terhindar dari risiko tersembunyi. - Fasilitas refinancing mempermudah pembayaran
Jika ingin alih pembiayaan dari bank lain atau mengatur ulang cicilan, fasilitas refinancing BSN membantu meringankan beban finansial tanpa repot.
FAQ Seputar Pembiayaan Rumah Syariah BSN
1. Apa itu pembiayaan rumah syariah?
Pembiayaan rumah syariah adalah pembiayaan tanpa bunga, menggunakan akad halal sesuai prinsip Islam.
2. Apa bedanya pembiayaan syariah dengan KPR syariah?
KPR syariah biasanya untuk rumah siap huni, sedangkan pembiayaan syariah mencakup pembelian, pembangunan, dan refinancing.
3. Apa syarat mengajukan pembiayaan rumah di BSN?
Syarat umum: WNI, usia minimal 21, penghasilan tetap, rekening BSN. Syarat khusus: dokumen identitas, properti, dan penghasilan.
4. Bagaimana cara mengajukan pembiayaan rumah di BSN?
Ajukan online atau ke cabang BSN, lengkapi dokumen, proses verifikasi, survei properti, akad, dan pencairan.
5. Apa bedanya produk BSN Pemilikan Rumah, Bangun Rumah, dan Refinancing Rumah?
Pemilikan untuk rumah siap huni, Bangun untuk membangun rumah di tanah sendiri, Refinancing untuk alih pembiayaan dari bank lain.












































