Biaya hidup di Filipina bisa jadi lebih ramah di kantong dibanding negara tetangga lain, lho! Kalau kamu lagi kepikiran buat kabur aja dulu dan nyobain hidup di luar negeri tanpa harus jauh-jauh dari Indonesia, Filipina bisa jadi opsi menarik.
Selain budaya yang masih punya banyak kesamaan, di sini bahasa Inggris udah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari—jadi nggak perlu pusing mikirin language barrier! Yang lebih asyik lagi, biaya hidupnya nggak segila Singapura atau Malaysia, jadi cocok buat anak muda yang pengen explore hidup di luar negeri tanpa harus jebol tabungan.
Penasaran seberapa besar budget yang perlu disiapkan? Yuk, kita bahas lebih lanjut!
💡Key Takeaways:
- Hidup di Filipina Bisa Lebih Murah, Asal Pintar Atur Keuangan: Biaya hidup di Filipina mirip dengan Indonesia, tapi tetap tergantung gaya hidup dan lokasi. Kalau tinggal di Manila, pengeluaran bisa lebih tinggi, tapi kalau memilih kota lain yang lebih kecil, biaya hidup bisa jauh lebih hemat!
- Banyak Peluang Kerja, Terutama di Bidang Outsourcing: Filipina adalah pusat outsourcing terbesar kedua di dunia setelah India. Peluang kerja di bidang customer service, IT, dan digital marketing cukup menjanjikan, terutama buat yang punya pengalaman.
- Penting Punya Dana Darurat & Akses Keuangan yang Fleksibel: Kalau berniat pindah ke Filipina, penting buat punya financial safety net! Punya kartu kredit atau tabungan internasional bisa bantu kamu tetap aman dalam kondisi darurat. Pastikan juga kamu punya rekening dengan akses mudah untuk transaksi internasional.
Kenapa Filipina Jadi Pilihan Buat Tinggal?
Selain pemandangan tropis yang cakep banget, biaya hidup di Filipina juga masih ramah di kantong, lho. Buat kamu yang udah mulai jenuh dengan rutinitas di Indonesia dan pengen coba sesuatu yang baru, Filipina bisa jadi opsi menarik buat “kabur aja dulu.”
1. Biaya Hidup di Filipina Masih Mirip Indonesia 💰
Buat yang mikir hidup di luar negeri pasti mahal, coba deh cek Filipina. Dibandingin sama Singapura, Malaysia, atau bahkan Thailand, biaya hidup di sini masih relatif murah. Harga makanan, transportasi, dan tempat tinggal nggak jauh beda sama di Indonesia. Kamu bisa nemuin apartemen yang nyaman di Manila dengan harga yang masih masuk akal, apalagi kalau tinggal di kota-kota lain yang lebih kecil.
2. Bahasa Inggris? No Problem! 🗣️
Salah satu hal paling nyebelin waktu tinggal di luar negeri adalah kendala bahasa. Tapi tenang, di Filipina hampir semua orang ngomong bahasa Inggris! Jadi, buat kamu yang nggak jago bahasa lokal, tetap bisa survive tanpa harus belajar dari nol. Ini bikin adaptasi jadi jauh lebih gampang.
3. Budaya Mirip, Jadi Nggak Terlalu Culture Shock 🇵🇭➡️🇮🇩
Filipina dan Indonesia sama-sama punya akar budaya Austronesia. Jadi, banyak aspek kehidupan di sana yang masih familiar buat kita. Mulai dari nilai kekeluargaan yang kuat, budaya gotong royong, sampai makanan yang mirip. Contohnya, adobo yang rasanya kayak semur atau rendang, pancit yang mirip mie goreng Jawa, dan halo-halo yang sejenis es campur.
4. Peluang Kerja di Bidang Outsourcing Terbuka Lebar 💼
Filipina adalah salah satu pusat outsourcing terbesar di dunia setelah India. Kalau kamu punya pengalaman atau tertarik di bidang customer service, IT, atau digital marketing, peluang kerja di sini cukup menjanjikan. Banyak perusahaan multinasional yang cari pekerja asing dengan skill mumpuni.
5. Gaji Lebih Baik dari Indonesia 💸
Menurut Tempo, rata-rata gaji di Filipina sekitar USD 792 atau setara dengan Rp 12 jutaan. Tentu aja ini tergantung dari profesi dan skill yang kamu punya. Tapi dengan biaya hidup yang masih terjangkau, kamu bisa punya daya beli yang lebih baik dibanding di Indonesia.
Rincian Biaya Hidup di Filipina
Nah, kalau kamu lagi kepo soal pengeluaran di Filipina, yuk kita bahas biar kamu bisa siap-siap dengan strategi keuangan yang pas! 💰✨
1. Transportasi: Super Murah, Tinggal Pilih! 🚖
Di Filipina, kamu bisa naik Jeepney (angkutan umum khas sana) cuma dengan 8 PHP (~Rp2.200). Murah banget, kan? 🚎 Kalau mau lebih nyaman, ada taksi online atau konvensional dengan tarif mulai 15 PHP (~Rp4.154).
2. Akomodasi: Bisa Sesuai Budget 🏡
Biaya sewa tempat tinggal tergantung kota & tipe hunian. Kalau kamu mau tinggal sendiri atau ngekos bareng teman, ini estimasi biayanya:
- Studio: 12.000–21.000 PHP (~Rp3,3 juta – Rp5,8 juta)
- Apartemen nyaman: 30.000–45.000 PHP (~Rp8,2 juta – Rp12,4 juta)
- Apartemen mewah: Bisa sampai 50.000 PHP atau lebih.
Tips hemat: Pilih apartemen sharing kalau kamu mahasiswa atau pekerja remote!
3. Utilitas & Internet: Jangan Lupa Masukin ke Budget 💡📶
🔌 Listrik, air, sampah: 6.300–7.300 PHP (~Rp1,7 juta – Rp2 juta) per bulan
📱 Kuota HP: 730 PHP (~Rp200 ribuan) per bulan
🌐 WiFi rumah: 2.000–2.500 PHP (~Rp550 ribuan – Rp680 ribuan)
Kalau sering pakai AC, siapin dana ekstra buat listrik ya, soalnya Filipina lumayan panas! 🔥
4. Biaya Makan: Masak Sendiri vs Jajan di Luar 🍽️
Mau hemat? Masak sendiri bisa jadi solusi! 🥘 Harga bahan makanan di Filipina cukup bersahabat:
🍚 Beras: 50 PHP/liter (~Rp13.000)
💧 Air minum: 35 PHP/1,5 liter (~Rp9.500)
Kalau suka jajan:
🍔 Fast food (Jollibee, McD, dll.): 100–200 PHP (~Rp27.000 – Rp55.000)
🥩 Restoran kelas menengah: 500–1.000 PHP/porsi (~Rp137.000 – Rp275.000)
5. Faktor yang Mempengaruhi Biaya Hidup 💸
✅ Lokasi tinggal:
- Manila (Makati, BGC): Mahal, cocok buat ekspat atau pebisnis.
- Cebu, Davao, Quezon City: Sedikit lebih murah tapi tetap di kota besar.
- Pedesaan: Biaya hidup jauh lebih rendah, cocok buat gaya hidup santai.
✅ Gaya hidup:
- Kalau sering makan di luar & naik taksi ➡️ boros.
- Kalau masak sendiri & naik Jeepney ➡️ super hemat!
✅ Mata uang & nilai tukar:
- Kalau gajimu dalam USD, Euro, atau mata uang kuat lainnya, biaya hidup di Filipina bakal terasa lebih murah!
✅ Transportasi:
- Jeepney, MRT/LRT, dan bus murah banget (~8–50 PHP/trip).
- Punya kendaraan pribadi? Siapin budget buat bensin & parkir yang lumayan mahal.
✅ Hiburan & Lifestyle:
- 🎬 Nonton bioskop: 250–500 PHP (~Rp68.000 – Rp137.000)
- 💪 Gym: 1.500–3.000 PHP/bulan (~Rp412.000 – Rp825.000)
- ✈️ Traveling ke pulau-pulau eksotis: Bisa murah kalau pintar cari promo!
Gimana Cara Kerja di Filipina?
Tapi sebelum kamu packing koper, ada satu hal penting yang harus kamu tahu: Visa Kerja Filipina.
Kalau mau kerja di Filipina, kamu butuh 9(g) Visa Kerja. Tapi sebelum itu, ada satu langkah penting: dapetin Izin Tenaga Kerja Asing (AEP) dari Departemen Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan (DOLE).
Prosesnya butuh waktu sekitar 2-3 minggu. Setelah AEP di tangan, baru deh bisa lanjut ke aplikasi 9(g) Visa, yang sayangnya bisa makan waktu sekitar 7 bulan. Jadi, kalau niat kerja di sana, wajib siap mental buat urusan administrasi! 😅
Dokumen yang Dibutuhin
Biar nggak pusing, ini dia dokumen yang wajib disiapin:
✅ Buat AEP:
- Formulir aplikasi
- Kontrak kerja
- Salinan paspor
- Izin usaha perusahaan tempat kamu kerja
✅ Buat 9(g) Visa:
- Formulir aplikasi visa
- Paspor yang masih berlaku
- Bukti jumlah pekerja lokal & asing di perusahaan
- AEP yang udah disetujui DOLE
- Kliping koran dari pengajuan AEP
- Sertifikat izin dari Biro Imigrasi Filipina
- Perjanjian kerja & dokumen perusahaan lainnya
Proses Aplikasi Visa
- Ngajuin 9(a) Visa Pengunjung di Konsulat Filipina (bisa diajukan sendiri atau lewat perusahaan sponsor).
- Begitu di Filipina, perusahaan sponsor bakal urus 9(g) Visa Kerja buat kamu di Biro Imigrasi.
- Total waktu proses? Sekitar 7 bulan buat 9(g) Visa, jadi harus sabar!
Gimana Perbandingan Biaya Hidup di Filipina dan Indonesia?
Secara umum, biaya akomodasi di Filipina cukup mirip dengan Indonesia.
Untuk apartemen di tengah kota, harganya berkisar PHP 30.000 – 45.000 atau sekitar Rp 8 – 12 juta, sementara di pinggiran kota bisa lebih murah, sekitar PHP 10.000 – 20.000 atau Rp 2 – 5 juta. Kalau mau hemat, kamu bisa cari tempat tinggal yang dekat dengan kampus atau kantor, atau lebih bagus lagi kalau bisa patungan sewa apartemen bareng teman.
Soal makanan, makan di warung atau warteg setempat biasanya menghabiskan sekitar PHP 50 – 100 (Rp 10.000 – 25.000), sementara kalau kamu lebih suka fast food, harganya bisa mencapai PHP 150 – 300 (Rp 30.000 – 60.000). Kalau ingin lebih irit, memasak sendiri bisa jadi solusi paling hemat, tapi sesekali jajan makanan lokal juga nggak ada salahnya.
Untuk transportasi, tarif MRT, LRT, atau bus di sana berkisar antara PHP 15 – 20 (Rp 4.000 – 15.000), sementara harga bensin per liter sekitar PHP 65 – 80 (Rp 12.000 – 15.000). Supaya lebih hemat, kamu bisa memanfaatkan transportasi umum atau jalan kaki kalau jaraknya memungkinkan.
Baca Juga: Mau Pindah ke Jepang? Intip Biaya Hidup di Jepang, Cek Detail Lengkapnya Disini!
Filipina Bisa Jadi Pilihan, Asal Perencanaan Matang!
Filipina bisa jadi opsi menarik buat kamu yang ingin tinggal di luar negeri tanpa harus merogoh kantong terlalu dalam. Biaya hidup di Filipina relatif mirip dengan Indonesia, dan banyak peluang kerja yang bisa kamu manfaatkan. Tapi sebelum pindah, pastikan kamu punya perencanaan finansial yang matang, termasuk dana darurat, akses keuangan yang fleksibel, dan strategi mengatur budget sehari-hari.
Kalau butuh informasi lebih lanjut soal kartu kredit, tabungan, KTA, deposito, atau produk finansial lain yang bisa bantu kamu atur keuangan lebih baik, cek Tuwaga! Kamu bisa menemukan artikel, tips, dan rekomendasi terbaik untuk mengelola finansial dengan lebih cerdas. Jangan sampai modal nekat aja—pastikan kamu siap secara finansial sebelum kabur aja dulu!