Gabung Tuwaga Club! dapatkan tools
finansial senilai Rp300rb GRATIS!

Gabung Sekarang
/
/
/
Mau Pindah ke Jepang? Intip Biaya Hidup di Jepang, Cek Detail Lengkapnya Disini!

Mau Pindah ke Jepang? Intip Biaya Hidup di Jepang, Cek Detail Lengkapnya Disini!

Ditulis oleh
 699 views
Terakhir diupdate Fri, 21 February 2025
biaya hidup di jepang

Biaya hidup di Jepang jadi topik yang sering dipikirin buat yang pengen tinggal, kerja, atau sekadar studi di sana. Apalagi sekarang, makin banyak yang kepikiran buat #KaburAjaDulu ke Negeri Sakura! Tapi sebelum berangkat, penting banget buat tahu berapa biaya makan, transportasi, tempat tinggal, dan kebutuhan harian biar nggak kaget pas sampai🇯🇵

Terus, kalau mau kerja di Jepang, gaji berapa sih yang dianggap cukup buat hidup nyaman? Yuk, kita bahas detailnya, dari biaya sewa apartemen, harga makanan sehari-hari, sampai pengeluaran bulanan yang perlu dipertimbangkan. Biar kamu bisa budgeting dengan lebih cerdas dan siap menikmati hidup di Jepang tanpa overbudget!

💡 Key Takeaways

  1. Biaya Hidup di Jepang vs Indonesia: Biaya hidup di Jepang lebih tinggi, terutama di kota besar seperti Tokyo. Tapi, dengan manajemen keuangan yang baik, masih bisa lebih nyaman dibanding di Indonesia.
  2. Gaji TKI dan Profesional di Jepang: TKI di Jepang rata-rata berpenghasilan 150.000–350.000 yen/bulan (Rp16,5–38,5 juta), sedangkan profesional bisa di atas 400.000 yen (Rp41 juta).
  3. KaburAjaDulu? Jangan Lupa Hitung Biaya: Sebelum pindah ke Jepang, pastikan siap secara finansial, mental, dan administrasi. Pahami juga jalur legal untuk bekerja atau studi di sana.

Biaya Hidup di Jepang vs Indonesia: Worth It Buat #KaburAjaDulu?

Biaya hidup di Jepang sering dianggap mahal, terutama di kota besar seperti Tokyo, Osaka, atau Kyoto. Tapi sebenarnya, kalau pintar atur pengeluaran, tinggal di Jepang bisa lebih nyaman dan terjangkau dibanding yang dibayangkan!

Nah, buat kamu yang kepikiran ikut tren #KaburAjaDulu, yuk cek dulu perbandingan biaya hidup di Jepang dan Indonesia biar bisa bikin keputusan yang lebih bijak!

Biaya Hidup di Jepang Per Bulan 💸

mata uang yen

Mau tinggal di Jepang? Siapkan budget ya! Rata-rata biaya hidup untuk keluarga kecil bisa mencapai 550.000 yen/bulan (sekitar Rp64,5 juta). Tapi kalau tinggal sendiri dan lebih hemat, bisa cukup dengan 150.000 – 250.000 yen/bulan (Rp18-30 juta).

Berikut rincian biaya hidup yang wajib kamu tahu:

1. Biaya Tempat Tinggal 🏠

Harga sewa apartemen di Jepang tergantung lokasi. Semakin strategis, semakin mahal!

  • Apartemen 1 kamar tidur: 58.000 – 89.000 yen (Rp6-9 juta)
  • Apartemen 3 kamar tidur: 121.000 – 193.000 yen (Rp12-20 juta)
  • Harga beli apartemen per m²: 437.000 – 777.000 yen (Rp45-81 juta)

Di Jakarta, apartemen 1 kamar tidur di pusat kota berkisar Rp5-8 juta, sementara di pinggiran bisa Rp3-5 juta. Artinya, biaya sewa di Jepang mirip dengan pusat kota Jakarta, tapi dengan fasilitas lebih baik!

2. Biaya Tagihan Utilitas 🔌

Tagihan listrik, air, dan internet di Jepang bisa cukup mahal, terutama saat musim dingin (karena pemanas) dan musim panas (karena AC).

  • Listrik, air, gas & sampah (apartemen 85m²): 23.000 yen (Rp2,4 juta)
  • Paket data & pulsa (10GB+): 4.000 yen (Rp417 ribu)
  • Internet Wi-Fi rumah: 4.700 yen (Rp500 ribu)

💡 Tagihan listrik di Jakarta untuk apartemen ukuran yang sama berkisar Rp1-2 juta, jadi biaya utilitas di Jepang sedikit lebih mahal, tapi kualitas layanan lebih stabil!

3. Biaya Makan & Belanja Bulanan 🍽

Kalau pintar atur budget, makan di Jepang bisa lebih hemat dibanding makan di luar di Indonesia!

Perkiraan biaya bulanan: 20.000 – 40.000 yen (Rp2,6 juta – Rp5,2 juta)

Beberapa harga bahan makanan di Jepang:

  • Beras (1 kg): 466 yen (Rp49 ribu)
  • Telur (10 butir): 230 yen (Rp24 ribu)
  • Susu (1 liter): 256 yen (Rp27 ribu)
  • Buah-buahan (1 kg): 331-677 yen (Rp35-71 ribu)

Di Indonesia, harga beras dan telur di Jepang mirip dengan di Indonesia, tapi harga buah dan susu bisa lebih mahal. Untungnya, makanan siap saji di konbini (minimarket Jepang) bisa murah dan enak!

4. Biaya Transportasi di Jepang 🚆

Jepang terkenal dengan transportasi publik yang efisien dan tepat waktu. Tapi, biayanya tergantung rute dan jarak perjalanan. Misalnya saja:

  • Tiket kereta JR (Tokyo → Harajuku, 13 km) = Rp21 ribu
  • Tiket Tokyo Metro = Rp19 – Rp35 ribu
  • Tiket Shinkansen (Tokyo → Osaka) = Rp1,9 juta

Harga MRT di Jakarta Rp3.000 – Rp14.000 per perjalanan. Di Jepang lebih mahal, tapi transportasi lebih nyaman, bersih, dan cepat!

Udah gitu, transportasi umum juga kurang merata di daerah-daerah kecil, jadi masih sulit dan mahal kalau ingin bepergian ke daerah yang jauh dan tidak ada transportasi umum.

Biaya Hidup di Jepang untuk Mahasiswa: Lebih Murah dari Indonesia?

Nah, bagaimana jika kamu masih seorang mahasiswa? Berapakah biaya hidup yang ideal agar bisa belajar dan kedepannya bisa berkarier di Jepang? Simak ya!

1. Akomodasi 🏡

Tempat tinggal adalah pengeluaran terbesar di Jepang. Mahasiswa punya dua pilihan utama: asrama atau apartemen. Harganya bervariasi, misal:

  • Asrama Universitas (shared bathroom & dapur) = 20.000 – 40.000 yen (Rp2–4 juta)
  • Apartemen 1K (1 kamar + dapur mini) = 40.000 – 70.000 yen (Rp5–7 juta)
  • Apartemen 1LDK (1 kamar + ruang tamu + dapur) = 70.000 – 100.000 yen (Rp7–10 juta)

🔹 Asrama lebih murah dan praktis karena sudah termasuk fasilitas dasar.

🔹 Apartemen lebih private tapi biasanya butuh deposit & biaya sewa awal yang mahal.

2. Makanan 🍣

Mau makan hemat atau fancy? Semua tergantung pilihan! Kalau masak sendiri, biaya makan bisa ditekan. Misalnya kamu alokasikan budget untuk makan per bulan sebagai berikut:

  • Belanja bahan makanan (sayur, buah, daging, dll.) = 15.000 yen (Rp1,5 juta)
  • Makan siang di kantin kampus = 5.000 yen (Rp521 ribu)
  • Makan di restoran biasa = 3.000 yen (Rp312 ribu)

Total per bulan = 23.000 yen (Rp2,3 juta)

3. Transportasi 🚆

Sebagai mahasiswa di Jepang, transportasi umum adalah andalan utama. Di sini, ada kartu IC (Suica, PASMO, ICOCA) buat naik kereta, bus, dan subway. Ini beberapa kisaran harga transportasi untuk sekali pergi:

  • Bus kota = 210 yen (Rp21 ribu)
  • Kereta bawah tanah (subway) = 170 yen (Rp17 ribu)
  • Kereta komuter = Mulai 200 yen (Rp20 ribu)
  • Taksi = Tarif awal 410 yen (Rp42 ribu) untuk 1,5 km pertama.

4. Biaya Utilitas (Listrik, Air, Internet) 🔌

Tinggal di Jepang berarti harus siap bayar biaya listrik, gas, air, dan internet. Berikut perkiraannya:

  • Listrik (tergantung pemakaian AC/pemanas) = 5.000 – 10.000 yen (Rp521 ribu – 1 juta)
  • Gas (untuk masak & mandi air panas) = 3.000 – 7.000 yen (Rp312 ribu – 729 ribu)
  • Air = 2.000 – 4.000 yen (Rp208 ribu – 417 ribu)
  • Internet (Wi-Fi rumah) = 3.000 – 6.000 yen (Rp312 ribu – 625 ribu)

5. Hiburan & Gaya Hidup 🎮🎬

Hidup di Jepang nggak cuma belajar! Butuh hiburan juga, tapi tetap harus atur budget. Ini kira-kira hiburan yang bisa kamu selipkan di weekend.

  • Nonton bioskop = 1.500 yen (Rp156 ribu)
  • Karaoke 1 jam = 500 – 1.000 yen (Rp52 – 104 ribu)
  • Wisata hemat (museum, taman, dll.) = 500 – 2.000 yen (Rp52 – 208 ribu)

Jadi, total budget yang harus disiapkan mahasiswa rata-rata adalah Rp9 – Rp10 juta per bulan.

Biaya Hidup di Jepang untuk TKI

Di balik tingginya biaya hidup, gaji untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) di Jepang juga cukup besar. Yuk, coba kita bahas!

1. Tempat Tinggal & Tagihan Bulanan 🏠

Tinggal di Jepang berarti harus siap dengan biaya sewa yang tinggi, terutama di pusat kota seperti Tokyo dan Osaka. Untuk TKI, biasanya ada opsi tinggal di asrama atau share house biar lebih hemat.

  • Sewa apartemen kecil untuk satu orang: 65.000–150.000 yen (Rp7,5–17 juta) per bulan.
  • Untuk keluarga, bisa lebih mahal: 120.000–300.000 yen (Rp13,5–34 juta) per bulan.
  • Tagihan listrik, air, gas: Rata-rata 12.000 yen (Rp1,3 juta) per bulan.
  • Internet rumah: 4.000–5.000 yen (Rp450–560 ribu) per bulan.

💡 Tips hemat: Cari tempat tinggal yang sudah termasuk biaya utilitas atau pilih share house yang lebih murah!

2. Makan & Belanja Bulanan 🍣

Biaya makan di Jepang juga lumayan tergantung dari pilihan tempat makan dan kebiasaan belanja bahan makanan.

  • Makan di restoran biasa: 900–1.000 yen (Rp100–110 ribu) per porsi.
  • Fast food (McD, Yoshinoya, dll.): 500–900 yen (Rp56–100 ribu).
  • Belanja bahan makanan per bulan bisa mencapai 30.000–50.000 yen (Rp3,3–5,6 juta), tergantung pola makan.

💡 Tips hemat: Belanja di supermarket diskon, beli produk lokal, atau masak sendiri di rumah bisa bikin biaya makan lebih irit!

3. Transportasi 🚆

Jepang terkenal dengan sistem transportasi umum yang super nyaman, tapi juga bisa jadi pengeluaran besar kalau nggak diatur dengan baik.

  • Tiket sekali jalan (kereta/subway): 220 yen (Rp25 ribu).
  • Kartu transportasi bulanan: 9.000–10.000 yen (Rp1–1,1 juta), tergantung jarak rumah ke tempat kerja.

💡 Tips hemat: Kalau tempat kerja dekat, pakai sepeda atau jalan kaki bisa menghemat banyak uang!

4. Asuransi Kesehatan & Biaya Medis 🏥

Jepang mewajibkan semua pekerja memiliki asuransi kesehatan nasional (NHI) dengan premi bulanan sekitar 2.000 yen (Rp220 ribu). Jika sakit, hanya perlu bayar 30% dari total biaya pengobatan berkat sistem asuransi ini.

💡 Tips hemat: Pastikan mendaftar asuransi ini biar biaya medis tetap terjangkau!

5. Hiburan & Gaya Hidup 🎡

Selain kerja, pasti butuh hiburan, kan? Tapi, harga hiburan di Jepang juga bisa bikin kaget kalau nggak dianggarkan dengan baik.

  • Nonton bioskop: 1.500–1.800 yen (Rp165–200 ribu).
  • Karaoke: 500–2.500 yen (Rp55–280 ribu) per sesi.
  • Tiket konser: Mulai dari 3.000 yen (Rp330 ribu) hingga 20.000 yen (Rp2,2 juta).
  • Tiket Disneyland/Universal Studios: 6.900–9.400 yen (Rp760 ribu–1 juta).

💡 Tips hemat: Banyak tempat wisata gratis di Jepang, seperti taman sakura, festival budaya, dan kuil-kuil bersejarah!

Di kota besar seperti Tokyo, biaya hidup bulanan rata-rata: 200.000–300.000 yen (Rp22–33 juta).

Di kota kecil, biaya bisa lebih murah, sekitar 150.000 yen (Rp16,5 juta) per bulan.

Gaji TKI di Jepang berkisar 150.000–350.000 yen per bulan (Rp16,5–38,5 juta), tergantung industri dan pengalaman kerja. Kalau bisa mengatur keuangan dengan baik, tinggal di Jepang tetap memungkinkan buat menabung dan menikmati hidup lebih nyaman dibanding di Indonesia.

Berapa Gaji Minimal untuk Hidup Nyaman di Jepang?

Jadi, kalau tinggal di Jepang, butuh gaji berapa? Gaji minimum di Jepang bervariasi per daerah, tapi rata-rata sekitar 1.004 yen/jam (Rp105 ribu/jam) atau 160.000 yen/bulan (Rp17 juta) untuk pekerjaan standar.

💡 Kalau mau hidup nyaman di Tokyo, idealnya gaji minimal 300.000 – 400.000 yen/bulan (Rp35-45 juta). Kamu bisa dapatkan gaji sebesar ini jika sudah memiliki pengalaman kerja dan pekerjaan yang baik.

Jika dibandingkan dengan Indonesia:

  • UMR Jakarta: Rp5,1 juta/bulan
  • Gaji standar di Jepang 3-4x lebih besar, tapi dengan biaya hidup yang lebih tinggi.

Hidup di Jepang, Worth It atau Enggak? 🇯🇵💰

biaya hidup di jepang

Biaya hidup di Jepang memang tinggi, tapi gaji yang lebih besar bisa menyeimbangkannya. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, tinggal di Jepang bisa lebih nyaman dan bahkan bisa nabung!

Sebelum ikut tren #KaburAjaDulu, pastikan kamu siap secara keuangan! Cek Tuwaga buat insight finansial seputar investasi, kartu kredit, tabungan, dan produk finansial terbaik biar perjalananmu lebih terencana! 

Bagikan ke

Tentang Penulis

Ikuti Sosial Media Tuwaga

Info terbaru tentang finansial dan Tuwaga

Scroll to Top

Ubah profil?

Yakin ingin menyimpan perubahan profil?