Gabung Tuwaga Club! dapatkan tools
finansial senilai Rp300rb GRATIS!

Gabung Sekarang
/
/
/
Apa Perbedaan Deposito dan Deposito on Call? Ini Penjelasan dan Plus Minusnya

Apa Perbedaan Deposito dan Deposito on Call? Ini Penjelasan dan Plus Minusnya

 128 views
Terakhir diupdate Mon, 24 February 2025
deposito on call adalah

Deposito on call adalah pilihan investasi yang sering banget dibandingin sama deposito berjangka, terutama buat kamu yang pengen simpan duit dengan aman tapi tetap dapet cuan. Nggak heran sih, soalnya keduanya punya konsep yang mirip-mirip—sama-sama naruh duit di bank dan dapet bunga. Tapi, kalau mau ngomongin return, deposito on call ini bisa lebih fleksibel, lho! 🤑

Bayangin deh, kalau deposito berjangka di BCA dengan tenor 12 bulan cuma ngasih bunga sekitar 2% per tahun. Kalau kamu simpan Rp10 juta, duitmu cuma tumbuh Rp200 ribu doang (belum dipotong pajak 20% buat nominal di atas Rp7,5 juta). Kecil banget kan? Nah, deposito on call bisa kasih bunga lebih tinggi, apalagi kalau danamu gede dan cuma butuh simpan dalam waktu singkat, misal 7-30 hari aja.

Tapi, pertanyaannya nih: Di antara keduanya, mana yang lebih cocok buat kamu, anak muda yang pengen duitnya tumbuh tanpa ribet? Yuk, kita bahas lebih dalam lagi biar kamu nggak salah pilih! 😉

💡 Key Takeaways

  1. Fleksibilitas Jangka Waktu: Deposito on call adalah pilihan tepat buat kamu yang butuh fleksibilitas pencairan dana dalam hitungan hari. Sementara deposito berjangka cocok untuk rencana keuangan jangka panjang.
  2. Negosiasi Suku Bunga: Dengan deposito on call, kamu bisa negosiasi suku bunga, terutama kalau setoran awalmu besar. Di sisi lain, deposito berjangka biasanya menawarkan bunga tetap sesuai kebijakan bank.
  3. Pertimbangkan Pajak dan Setoran Awal: Pajak deposito 20% berlaku untuk simpanan di atas Rp7,5 juta, baik di deposito on call maupun deposito berjangka. Namun, setoran awal deposito on call biasanya lebih tinggi, mulai dari Rp50 juta hingga Rp100 juta.

Apa itu Deposito on Call dan Deposito Berjangka?

Menurut OJK, simpelnya deposito berjangka adalah sebuah simpanan di bank yang bisa kamu tarik duitnya berdasarkan jangka waktu tertentu. 

Sementara deposito on call adalah simpanan di bank yang bisa kamu tarik duitnya sewaktu-waktu sesuai kesepakatan dengan pihak bank tanpa terikat dengan jangka waktu tertentu.

Nah, buat kamu yang masih bingung dan penasaran bagaimana cara membedakan deposito on call dan deposito berjangka. Sini Tuwaga bakal jelasin detail perbedaannya di bawah ini. Dijamin bakal lebih memudahkanmu untuk menentukan produk deposito mana yang lebih pas buat kamu dan nggak cuma tergiur sama bunganya saja!

Apa Perbedaan Deposito on Call dan Deposito Berjangka?

Di bawah ini beberapa perbedaan deposito berjangka dan deposito on call yang kelihatan sama tapi sebetulnya berbeda.

  1. Jangka Waktu 

Deposito berjangka yang biasanya ditawarkan bank punya pilihan tenor atau jangka waktu mulai dari 1, 3, 6, sampai 12 bulan.

Kalau kamu menarik dana yang disimpan di deposito berjangka sebelum jatuh tempo berakhir, kamu siap-siap saja ya akan diberikan biaya penalti atau denda sebagai konsekuensi mencairkan duit deposito sebelum masa berlaku jangka waktu deposito berakhir.  

Gimana dengan deposito on call? Untuk pilihan tenornya lebih singkat banget karena cuma hitungan hari saja, mulai dari 1, 3, 7, sampai 10 hari. Aturan denda atau biaya penalti juga sama dengan deposito berjangka yang dicairkan sebelum jatuh tempo.

*Tapi ada juga produk deposito berjangka atau deposito on call yang bisa dicairkan kapan saja tanpa adanya denda.

  1. Suku Bunga

Soal suku bunga, walaupun deposito berjangka kelihatan kecil banget tapi itu biasanya masih lebih tinggi dibanding deposito on call.

Kalau bunga deposito berjangka langsung ditentuin sama bank, beda kasusnya dengan bunga deposito on call yang bisa kamu negosiasikan dulu sama bank penerbit.

FYI, makin besar nominal uang yang mau kamu simpan di deposito on call, ini bisa menjadi bargaining power buat kamu untuk meminta bunga deposito yang lebih tinggi kepada pihak bank. Menarik banget, bukan?

  1. Minimal Nominal Deposito

Poin ini masih relate banget nih sama poin sebelumnya yang sudah kita bahas. Kenapa? Karena di balik proses negosiasi kamu dengan pihak bank terkait besaran bunga deposito on call.

Ada setoran awal yang relatif jauh lebih gede dibanding deposito berjangka. Nggak percaya? Misalnya Deposito BCA yang punya syarat minimal setoran awal sebesar Rp8 juta, coba kita bandingkan dengan Deposito On Call BTN iB yang mewajibkan nasabahnya untuk menyetorkan duit minimal Rp100 juta.

Kalau kamu menabung di deposito berjangka atau deposito on call dengan nomimal di atas Rp7,5 juta, kamu akan dikenakan pajak deposito sebesar 20%. 

Jika ngelihat aturan tarif pajak deposito ini, menabung di deposito on call sudah pasti kena pajak deposito 20% dengan minimal setoran awal yang bisa mencapai Rp100 juta.

Tips Memilih Deposito Berjangka atau Deposito on Call

Biar nggak sampai salah pilih dan menyesal di kemudian hari. Pertimbangkanlah beberapa hal di bawah ini sebelum memilih deposito berjangka atau deposito on call.

  1. Jangka Waktu Pencairan. Kamu bisa menyesuaikan waktu pencairan sesuai dengan kebutuhanmu! Kalau kamu ingin mencairkan deposito milikmu dalam jangka waktu 3 bulan dari sekarang. Deposito berjangka adalah pilihan yang pas banget buat kamu yang punya tenor paling cepat 3 bulan. 
  2. Suku Bunga. Kalau kamu punya duit yang banyak minimal Rp100 juta, lebih baik kamu pilih deposito on call. Kenapa? Karena kamu punya kesempatan untuk mendapatkan bunga deposito yang lebih tinggi dibanding deposito berjangka. Dalam hal ini duit yang berbicara, bos!
  3. Tujuan Keuangan. Deposito berjangka lebih cocok buat kamu yang punya tujuan keuangan jangka panjang. Sementara deposito on call bisa jadi tempat menabung untuk kebutuhan jangka pendek.

Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?

cara menghitung bunga deposito​

Deposito on call adalah pilihan menarik kalau kamu butuh akses dana cepat dengan keuntungan bunga yang bisa dinegosiasikan. Tapi kalau tujuanmu buat investasi jangka panjang dengan bunga lebih stabil, deposito berjangka bisa jadi opsi yang lebih aman.

👉 Penasaran sama produk deposito mana yang paling sesuai buat kamu? Cek semua informasi lengkap seputar deposito on call, deposito berjangka, hingga produk finansial lain seperti kartu kredit, KTA, dan multiguna di Tuwaga! Biar kamu nggak cuma dapet cuan, tapi juga insight finansial yang berfaedah.

Bagikan ke

Tentang Penulis

Ikuti Sosial Media Tuwaga

Info terbaru tentang finansial dan Tuwaga

Scroll to Top

Ubah profil?

Yakin ingin menyimpan perubahan profil?