Nama Timothy Ronald belakangan ramai dibicarakan. Namanya terseret kasus dugaan penipuan investasi kripto yang kini masih diselidiki polisi.
Dalam dunia investasi, Timothy Ronald dikenal sebagai influenser kripto dan figur sukses generasi muda. Di usia yang terbilang sangat muda, ia sudah terlibat dalam berbagai lini bisnis, mulai dari edukasi finansial, aset digital, hingga kepemilikan saham di grup usaha besar. Popularitasnya di media sosial turut memperkuat citra sebagai sosok “self-made” yang kerap dijadikan panutan anak muda.
Gaya hidupnya yang mewah dan memperlihatkan kesuksesannya sebagai investor muda pun mengundang pertanyaan: sebenarnya, berapa kekayaan dan bisnis Timothy Ronald? Berikut ulasannya.
💡 Jadi Poinnya…
- Bisnisnya Lintas Sektor: Timothy Ronald tidak hanya bermain di aset kripto, tapi juga edukasi finansial, kepemilikan saham grup F&B besar, hingga platform exchange kripto.
- Estimasi Kekayaan Fantastis di Usia Muda: Kekayaan bersihnya diperkirakan berada di kisaran Rp300 miliar hingga Rp1 triliun, meski angka pastinya belum pernah diaudit secara terbuka.
- Pelajaran Penting bagi Investor Pemula: Kisah Timothy Ronald menunjukkan bahwa kesuksesan di dunia investasi harus diimbangi transparansi, manajemen risiko, dan kehati-hatian.
Profil Singkat Timothy Ronald
Sebelum bicara angka dan aset, kenalan dulu dengan sosoknya.
- Nama lengkap: Timothy Ronald.
- Tempat, tanggal lahir: Tangerang Selatan, 22 September 2000.
- Usia: 25 tahun (per Januari 2026).
- Pendidikan: Universitas Bina Nusantara (BINUS), jurusan Sistem Informasi (drop out semester awal).
- Pekerjaan: Investor, pengusaha, edukator finansial.
- Julukan populer: Investor muda, “Raja Kripto Indonesia” (julukan media).
Perjalanan bisnis Timothy disebut dimulai sejak usia belasan tahun. Ia pernah bercerita memulai dari jasa joki game, jualan pomade impor, hingga masuk pasar saham dengan modal hasil kerja paruh waktu. Dari situ, namanya mulai naik seiring maraknya konten edukasi finansial di media sosial.
Daftar Bisnis yang Dikelola Timothy Ronald

Selain aset kripto, Timothy juga dikenal memiliki dan terlibat di beberapa bisnis di bidang investasi dan F&B. Berikut di antaranya:
1. Ternak Uang
Didirikan pada 2020 bersama Raymond Chin dan Felicia Putri Tjiasaka, Ternak Uang bergerak di bidang edukasi finansial dan investasi.
- Biaya kelas premium: sekitar Rp17 juta per program.
- Klaim internal: menjangkau 300.000+ pengguna.
Platform ini menjadi salah satu sumber utama branding Timothy sebagai edukator finansial.
2. Akademi Crypto
Berdiri sejak Desember 2022 bersama Kalimasada, Akademi Crypto fokus pada edukasi aset kripto dan blockchain.
- Biaya keanggotaan tahunan: Rp17 juta.
- Materi: lebih dari 1.000 modul.
- Webinar nonanggota: Rp970.000.
- Webinar anggota: Rp97.000 (commitment fee).
Di sinilah kemudian muncul dugaan masalah yang kini diselidiki aparat.
3. Holywings Group
Sejak Maret 2024, Timothy Ronald tercatat sebagai komisaris dan pemegang saham termuda di Holywings Group.
Grup ini membawahi banyak unit bisnis besar, mulai dari Atlas Beach Fest, Helen’s, The H Club, hingga Holywings Sports Show (HSS). Masuknya Timothy ke grup ini memperkuat citranya sebagai pebisnis lintas sektor.
4. FLOQ
Pada April 2025, Timothy tercatat sebagai co-owner FLOQ, platform jual beli aset kripto yang berada di bawah pengawasan regulator.
Keterlibatan ini menempatkannya bukan hanya sebagai investor atau edukator, tapi juga pemain di sisi infrastruktur industri kripto.
5. Media Sosial
Timothy Ronald juga punya mesin uang lainnya, yaitu sebagai influencer yang menerima endorsement. Akun media sosial pemuda berusia 25 tahun ini pun terbilang besar dan termasuk kategori mega influencer dengan jumlah pengikut:
- Instagram: ±2,3 juta pengikut.
- YouTube: >3,1 juta subscriber.
- TikTok: 684,3 ribu pengikut, jutaan likes.
Menurut estimasi Social Blade:
- Pendapatan YouTube bulanan: ± US$42.000 (setara dengan Rp707 juta).
- Estimasi tahunan: ± US$773.000 (setara dengan Rp13 miliar).
Baca Juga: Panduan Sederhana: Cara Kerja Cryptocurrency untuk Pemula
Jadi, Berapa Kekayaan Timothy Ronald?
Dari bisnis edukasi, kepemilikan saham, aset kripto, hingga pendapatan media sosial, kekayaan bersih Timothy Ronald diperkirakan Rp300 miliar hingga Rp1 triliun.
Angka ini merupakan estimasi berbasis:
- Valuasi bisnis edukasi.
- Kepemilikan saham di grup usaha.
- Pendapatan digital yang terverifikasi.
- Aktivitas investasi publik yang diketahui.
Namun perlu dicatat, tidak ada laporan keuangan audit terbuka yang merinci angka final. Artinya, nilai kekayaan Timothy belum bisa dipastikan secara absolut.
Kronologi Singkat Dugaan Penipuan Investasi Kripto
Sorotan terhadap Timothy Ronald makin tajam sejak kasus dugaan penipuan kripto masuk tahap penyelidikan kepolisian pada Januari 2026.
- Nomor laporan: LP 227/I/2026.
- Tanggal laporan: 9 Januari 2026.
- Pelapor: Inisial Y.
- Kerugian dilaporkan: Rp3 miliar.
Kasus ini diduga bermula pada Januari 2024, ketika anggota komunitas Akademi Crypto menerima sinyal trading pembelian koin Manta dengan janji imbal hasil 300–500 persen.
Yang terjadi justru sebaliknya. Harga koin Manta anjlok hingga sekitar 90 persen, memicu kerugian besar. Akun X @Skyholic888 bahkan mengklaim sekitar 3.500 orang terdampak, dengan total kerugian mencapai Rp200 miliar.
Hingga artikel ini ditulis, status Timothy Ronald masih dalam tahap penyelidikan, dan belum ada pernyataan resmi darinya.
Di usia 25 tahun, Timothy Ronald sudah berada di level karyawan bergaji UMR yang sudah menabung puluhan tahun. Tidak heran jika tidak sedikit yang ingin mengikuti jejak kesuksesannya.
Terlepas dari kontroversi yang menyertainya, apakah kamu terinspirasi untuk mengejar level kekayaan Timothy Ronald, atau memilih belajar dari polemiknya agar lebih bijak dalam berinvestasi?
FAQ Seputar Kekayaan dan Bisnis Timothy Ronald
1. Apakah kekayaan Timothy Ronald benar-benar Rp1 triliun?
Belum ada konfirmasi resmi. Angka tersebut merupakan estimasi maksimum berdasarkan aset dan bisnis yang diketahui publik.
2. Apakah Timothy Ronald sudah jadi tersangka?
Belum. Status hukum masih penyelidikan.
3. Apakah semua bisnisnya terlibat kasus ini?
Tidak. Dugaan kasus hanya terkait aktivitas investasi kripto tertentu.
4. Apakah Akademi Crypto memiliki izin resmi?
Beroperasi sebagai platform edukasi. Edukasi tidak sama dengan izin pengelolaan dana atau penjaminan keuntungan.
5. Apakah kasus ini memengaruhi reputasinya?
Secara publik, iya. Secara hukum, bergantung pada hasil penyelidikan.














































