Tahun 2026 sudah mulai banyak orang mulai mencari cara untuk meningkatkan penghasilan dan menyiapkan kondisi finansial yang lebih sehat.
Salah satu pilihan yang menarik adalah bisnis franchise makanan di tahun 2026. Franchise memang menawarkan sistem yang sudah teruji, merek yang sudah dikenal konsumen, dan peluang sukses yang lebih cepat dibanding membangun usaha dari nol.
Namun, seperti halnya bisnis lain, franchise makanan juga punya risiko. Biaya awal yang tinggi, kewajiban royalti, dan persaingan ketat menjadi hal yang perlu diperhitungkan sebelum memutuskan investasi.
Artikel ini, kita akan membahas kelebihan dan kekurangan bisnis franchise makanan di tahun 2026, termasuk simulasi balik modal menggunakan studi kasus Shilin, tren terbaru franchise makanan, serta langkah strategis agar bisnis lebih aman dan menguntungkan.
💡Jadi, Poinnya…
- Lebih Aman untuk Pemula: Bisnis franchise makanan di 2026 menawarkan merek yang sudah dikenal, SOP siap pakai, dan dukungan franchisor, sehingga risiko gagal lebih kecil dibanding membangun usaha dari nol.
- Modal Besar, Potensi Cepat Balik: Meski butuh modal awal dan biaya royalti, franchise makanan berpotensi balik modal relatif cepat (± 8–12 bulan) jika lokasi strategis dan operasional berjalan efisien.
- Tetap Ada Risiko & Batasan: Franchise bukan tanpa kekurangan, tapi adanya keterbatasan inovasi, persaingan ketat, dan kontrak mengikat membuat pengelolaan keuangan dan pemilihan brand jadi kunci utama agar bisnis
Apakah Bisnis Franchise Makanan Masih Menguntungkan di Tahun 2026?
Kalau kamu sedang mikirin cara meningkatkan penghasilan di 2026, franchise makanan bisa jadi salah satu pilihan. Sistemnya sudah teruji, merek sudah dikenal, dan pasar makanan relatif stabil. Tapi jangan salah, kondisi ekonomi yang nggak pasti bikin kita tetap harus hitung biaya awal, royalti, dan risiko kompetisi sebelum memulai.
Dengan persiapan yang matang, franchise makanan bukan cuma peluang meningkatkan penghasilan, tapi juga bisa bantu menabung untuk masa depan.
Baca Juga: Franchise Sabana Fried Chicken: Cara Daftar & Modal Rp20 Juta!
Sebelum Daftar Franchise, Apa Saja yang Harus Dipersiapkan?
- Modal Awal – Siapkan biaya franchise fee, renovasi outlet, peralatan, dan stok awal.
- Rencana Keuangan – Pastikan cash flow aman untuk menghadapi fluktuasi penjualan.
- Lokasi Strategis – Cari tempat yang gampang dijangkau dan sesuai target pasar.
- Pengetahuan & Dukungan – Pastikan franchisor memberi pelatihan operasional dan marketing.
- Risiko & Kontrak – Pahami kewajiban royalti, batasan inovasi menu, dan durasi kontrak.
Kelebihan Franchise Makanan
- Merek Terkenal – Branding sudah ada, pemasaran lebih mudah, pelanggan cepat mengenal.
- Sistem Siap Pakai – SOP terbukti efektif, mengurangi risiko kegagalan.
- Pelatihan & Dukungan – Franchisor memberikan training, panduan operasional, dan akses bahan baku.
- Potensi Pasar Stabil – Makanan adalah kebutuhan pokok, permintaan cenderung stabil.
- Proses Cepat – Tidak perlu bangun brand dari nol, peluang sukses lebih cepat.
Kekurangan Franchise Makanan
- Biaya Tinggi – Modal awal dan royalti bisa cukup besar.
- Kurang Kebebasan – Menu, branding, dan inovasi dibatasi franchisor.
- Ketergantungan pada Franchisor – Reputasi franchisor mempengaruhi performa cabang.
- Persaingan Ketat – Bersaing dengan franchise sejenis atau cabang lain.
- Kontrak Mengikat – Sulit membatalkan kontrak, harus mengikuti aturan.
Baca Juga: Modal Usaha Frozen Food: Peluang Bisnis Cuan dari Rumah
Simulasi Balik Modal dari Franchise Makanan (Studi Kasus Shilin)
Supaya lebih nyata, mari kita lihat studi kasus franchise Shilin. Data ini bersifat ilustratif dan bisa berbeda tiap lokasi.
Estimasi Modal Awal
| Komponen Modal | Perkiraan Biaya (Rp) | Keterangan |
|---|---|---|
| Biaya Franchise Fee | 150.000.000 | Hak pakai brand & SOP Shilin |
| Renovasi Outlet | 50.000.000 | Sesuai standar brand |
| Peralatan & Perlengkapan | 60.000.000 | Mesin & peralatan dapur |
| Stok Awal & Bahan Baku | 40.000.000 | Persediaan 1–2 minggu pertama |
| Total Modal Awal | 300.000.000 | – |
Perkiraan Pendapatan & Biaya Operasional Bulanan
| Komponen | Estimasi Bulanan (Rp) | Keterangan |
|---|---|---|
| Pendapatan Penjualan | 80.000.000 | Rata-rata outlet standar |
| Biaya Bahan Baku & Operasional | 30.000.000 | Stok bahan, listrik, gaji |
| Royalti Franchise | 10% dari penjualan = 8.000.000 | Bayar ke franchisor |
| Laba Bersih | 42.000.000 | Pendapatan dikurangi biaya |
Tips Mempercepat Balik Modal
- Pilih lokasi strategis seperti mal atau kampus.
- Maksimalkan delivery & take-away.
- Gunakan promosi digital & loyalty program.
- Kendalikan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas.
Langkah Strategis Bangun Franchise Makanan Anti Gagal
- Pahami Pasar & Tren – Jangan asal ikut franchise. Pelajari apa yang lagi hits, siapa target pelanggannya, dan kebiasaan mereka. Data kecil pun bisa bikin keputusan lebih tepat.
- Manfaatkan Digital Marketing – Sosial media dan aplikasi delivery itu sahabatmu. Promosi yang konsisten, konten menarik, dan program loyalitas bikin pelanggan balik lagi.
- Buat Operasional yang Praktis & Rapi – Pakai SOP dari franchisor, atur stok dengan baik, dan manfaatkan teknologi sederhana agar sehari-hari nggak ribet.
- Fleksibel tapi Tetap Sesuai Aturan – Bisa menyesuaikan menu atau promosi dengan tren, tapi tetap ikuti standar brand agar kualitas tidak turun.
- Kelola Keuangan dengan Hati-hati – Catat semua pengeluaran dan pemasukan, tahu margin keuntungan, dan jangan sampai cash flow kaget di tengah jalan.
Bisnis franchise makanan di 2026 tetap menguntungkan jika dipersiapkan dengan matang. Kamu bisa mulai untuk memahami kelebihan dan kekurangan bisnis franchise makanan di tahun 2026, mengikuti tren terbaru, dan menjaga disiplin finansial.
Franchise bisa menjadi salah satu alat efektif untuk meningkatkan penghasilan dan menabung masa depan.
Kalau kamu bingung untuk dapatkan bantuan dana buat bisnis pertamamu, kamu bisa cek dan bandingkan produk keuangan seperti pinjaman dengan bunga rendah di Tuwaga.
Kamu juga bisa kok eksplor banyak produk keuangan lainnya yang bisa bantu bisnis kamu berjalan lancar dan sistematis.
FAQ untuk Bisnis Franchise Makanan Tahun 2026
Kerugiannya bisa termasuk biaya awal tinggi, royalti, keterbatasan inovasi menu, dan ketergantungan pada franchisor.
Penyebab umum: lokasi kurang strategis, manajemen operasional kurang efisien, atau tidak mengikuti standar franchisor.
Ya, jika dipersiapkan matang. Kuncinya: modal cukup, lokasi strategis, kontrol finansial, dan pemasaran digital efektif.
Tergantung merk. Contohnya Shilin ± Rp300 juta untuk franchise fee, renovasi, peralatan, dan stok awal.
Kopi, teh, dessert, es krim,ayam goreng tepung dan masih banyak lainnya.
Umumnya laba bersih milik pemilik outlet, tapi sebagian omset ada yang dibayarkan sebagai royalti ke franchisor (10–15%).
Franchise makanan dengan SOP jelas, dukungan pelatihan penuh, dan investasi awal sesuai kemampuan finansial.















































