Gabung Tuwaga Club! dapatkan tools
finansial senilai Rp300rb GRATIS!

Gabung Sekarang
/
/
/
14 Daftar Pekerjaan di Jepang yang Bisa Diisi WNI dan Gajinya

14 Daftar Pekerjaan di Jepang yang Bisa Diisi WNI dan Gajinya

Ditulis oleh
 645 views
Terakhir diupdate Tue, 25 February 2025
pekerjaan di jepang

Pekerjaan di Jepang lagi naik daun banget nih, apalagi sejak tren Kabur Aja Dulu viral di kalangan netizen! 

Selain terkenal sebagai negara yang aman, Jepang merupakan pusat teknologi dan inovasi. Banyak kesempatan kerja dengan penawaran gaji tinggi. Dilansir detik.com, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi sampai berharap makin banyak pelajar dan pekerja Indonesia yang bisa bekerja di Jepang, lho.

So, kalau kamu mikir mau coba kerja di Jepang, simak dulu pekerjaan apa aja yang paling diminati dan berapa gaji yang bisa kamu bawa pulang setiap bulan. Berikut Tuwaga rangkum selengkapnya!

Rata-rata UMR di Jepang Terbaru

Dilansir dari Expatica, rata-rata UMR atau upah minimum di Jepang yaitu 1.054 Yen/jam atau sekitar Rp114.875/jam. Sesuai penjelasan dalam “Buku Panduan Hidup dan Bekerja bagi Orang Asing yang Tinggal di Jepang” oleh Kementerian Kehakiman Jepang, pekerja penuh waktu di Jepang bekerja maksimal 8 jam/hari atau 160 jam/bulan.

Jika dengan UMR di Jepang yaitu 1.054 Yen/jam atau sekitar Rp114.875/jam, maka kamu bisa mendapatkan minimal sekitar 168.640 Yen atau sekitar Rp18,3 juta per bulan.

Cukup menggiurkan, kan? Tapi ingat, UMR di Jepang itu bervariasi tergantung dari prefektur tempat kamu bekerja. Misalnya, di Tokyo atau Kanagawa, UMR-nya bisa lebih tinggi dibandingkan di daerah lain.

Pekerjaan di Jepang yang Diminati WNI & Gajinya

Jepang membuka peluang besar buat pekerja Warga Negara Indonesia, terutama di sektor-sektor yang lagi butuh tenaga kerja.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa pekerjaan di Jepang yang paling banyak diminati orang Indonesia dan gaji terbarunya. Bisa diikuti buat perempuan dan laki-laki, kok.

1. Perawat

Gaji: sekitar 223.531 Yen atau Rp24,3 juta.
Tugasnya: Ngerawat pasien, terutama lansia. Perawat di Jepang banyak dibutuhkan, dan mereka dihargai banget karena dedikasi tinggi dalam merawat orang.

2. Pengelolaan Pembersihan Gedung

Gaji: sekitar 195.888 Yen atau Rp21,3 juta.
Tugasnya: Bersih-bersih gedung perkantoran, fasilitas umum, dan lainnya.

3. Pembuatan Produk Industri

Gaji: sekitar 240.641 Yen atau Rp26,2 juta.
Tugasnya: Bikin produk yang digunakan untuk berbagai macam industri. Misalnya, pembuatan komponen otomotif atau alat-alat elektronik.

4. Industri Konstruksi

Gaji: sekitar 285.339 Yen atau Rp31 juta.
Tugasnya: Kerja di proyek pembangunan, mulai dari gedung hingga infrastruktur besar.

5. Industri Pembuatan Kapal dan Mesin Kapal

Gaji: sekitar 239.748 Yen atau Rp26,1 juta.
Tugasnya: Pembuatan dan perbaikan kapal. Jepang kan terkenal banget dengan industri kapal, jadi pekerja di sini punya peluang gede.

6. Perbaikan dan Perawatan Mesin

Gaji: sekitar 249.482 Yen atau Rp27,1 juta.
Tugasnya: Merawat dan memperbaiki mesin di pabrik atau tempat produksi. Mesin-mesin yang dipakai untuk proses manufaktur butuh tangan terampil buat memastikan semuanya berjalan lancar.

7. Pembuatan Mesin Industri

Gaji: sekitar 240.641 Yen atau Rp26,2 juta.
Tugasnya: Kerja di pembuatan mesin industri, kamu bakal merakit, uji, dan optimalkan mesin untuk berbagai sektor industri, biar efisien.

8. Industri Perhotelan

Gaji: sekitar 175.000 Yen atau Rp19 juta.
Tugasnya: Bantu di bagian layanan hotel seperti resepsionis atau housekeeping. Kalau suka dunia hospitality, pekerjaan ini cocok banget!

9. Pertanian

Gaji: sekitar 206.096 Yen atau Rp22,4 juta.
Tugasnya: Bekerja di lahan pertanian, misalnya menanam atau memanen hasil pertanian. Jepang juga butuh banyak pekerja di sektor ini.

10. Industri Listrik dan Informasi Elektronik

Gaji: sekitar 240.641 Yen atau Rp26,2 juta.
Tugasnya: Kerja di bidang elektronik, merakit komponen atau ngurusin perawatan alat elektronik yang ada di pabrik.

11. Perikanan dan Budidaya Perairan

Gaji: sekitar 236.634 Yen atau Rp25,7 juta.
Tugasnya: Bekerja di sektor perikanan, mulai dari menangkap ikan hingga ngurusin budidaya perairan. Gajinya juga cukup menggiurkan.

12. Produksi Makanan dan Minuman

Gaji: sekitar 223.566 Yen atau Rp24,3 juta.
Tugasnya: Bekerja di lini produksi, mulai dari pengolahan bahan mentah, proses pembuatan, hingga pengepakan produk makanan dan minuman yang siap dijual.

13. Industri Layanan Makanan

Gaji: sekitar 233.543 Yen atau Rp25,4 juta.
Tugasnya: Menangani operasional restoran atau kafe, pastikan pelayanan, kualitas makanan, serta kebersihan dapur dan area makan tetap terjaga.

14. Bisnis Transportasi Mobil

Gaji: sekitar 194.358 Yen atau Rp21,1 juta.
Tugasnya: Mengatur dan menjalankan transportasi kendaraan, baik untuk pengantaran barang maupun penumpang, termasuk sopir atau pengelola logistik.

Jalur Kerja di Jepang

Kalau kamu tertarik bekerja di Jepang, ada beberapa jalur resmi yang bisa dipilih:

1. Program Magang (TITP)

Program ini populer banget buat warga Indonesia yang pengen kerja dan belajar di Jepang. Durasinya biasanya 3-5 tahun, dan kamu harus punya skill dasar bahasa Jepang (minimal JLPT N4). Kamu bisa apply lewat dua jalur:

  • Jalur Pemerintah (G to G): Prosesnya lebih aman, biaya lebih terjangkau, tapi persaingannya ketat. Pendaftaran biasanya setahun sekali.
  • Jalur Swasta: Lebih cepat dan fleksibel, tapi biaya lebih tinggi. Pastikan pilih lembaga yang terverifikasi!

2. Specified Skilled Worker (SSW)

Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou ini buat pekerja yang mau mengisi kekurangan tenaga kerja di sektor-sektor tertentu di Jepang. Biasanya, pekerjaan ini banyak diikuti sama lulusan SMK. Ada dua tipe SSW, yaitu:

  • SSW Tipe 1: Durasi maksimal 5 tahun, bisa diperpanjang, tapi nggak bisa bawa keluarga.
  • SSW Tipe 2: Bisa diperpanjang tanpa batas waktu dan memungkinkan bawa keluarga. Ini juga punya peluang tinggal permanen. Pekerjaan yang tersedia termasuk perawatan lansia, konstruksi, perikanan, dan masih banyak lagi.

3. Visa Profesional

Kalau kamu punya gelar sarjana atau pengalaman kerja yang mumpuni, bisa banget coba visa ini. Di sini, kamu bisa melamar pekerjaan di sektor profesional dan biasanya harus punya kemampuan bahasa Jepang minimal JLPT N2.

4. Jalur Pendidikan

Buat yang mau lebih dalam lagi, kamu bisa memulai dengan belajar bahasa Jepang, lalu lanjut ke universitas atau sekolah vokasi di Jepang. Setelah lulus, kamu bisa cari kerja di Jepang menggunakan visa pencari kerja.

Jepang bisa jadi pilihan yang menarik buat kamu yang ingin mencari pengalaman baru, gaji yang menggiurkan, dan hidup di negara dengan banyak kesempatan. Gimana, mau mempertimbangkan buat berkarier di Negeri Sakura? Baca panduan lengkap berkarier di Jepang ini, ya!

Sebelum ikut tren #KaburAjaDulu, pastikan kamu siap secara keuangan! Cek Tuwaga buat insight finansial seputar investasi, kartu kredit, tabungan, dan produk finansial terbaik biar perjalananmu lebih terencana!

Bagikan ke

Tentang Penulis

Ikuti Sosial Media Tuwaga

Info terbaru tentang finansial dan Tuwaga

Scroll to Top

Ubah profil?

Yakin ingin menyimpan perubahan profil?