Gabung Tuwaga Club! dapatkan tools
finansial senilai Rp300rb GRATIS!

Gabung Sekarang
/
/
/
8 Perbedaan KPR Syariah dan Konvensional: Mana yang Lebih Untung?

8 Perbedaan KPR Syariah dan Konvensional: Mana yang Lebih Untung?

Ditulis oleh
 2 views
Terakhir diupdate Tue, 11 March 2025
perbedaan kpr syariah dan konvensional​

Beli rumah pakai Kredit Pemilikan Rumah (KPR) udah jadi pilihan banyak orang karena harga properti makin melambung. Tapi sebelum ajukan KPR, kamu perlu tahu jenis dan perbedaan KPR Syariah dan Konvensional.

Dua sistem ini punya perbedaan yang cukup signifikan, mulai dari akad, perhitungan cicilan, hingga regulasi yang mengaturnya. Biar nggak salah pilih, yuk pahami perbedaan KPR Syariah dan Konvensional berikut ini! 🏡💰

1. Kredit vs. Pembiayaan

  • KPR Konvensional: Disebut sebagai “kredit”, karena sistemnya berbasis pinjaman berbunga.
  • KPR Syariah: Menggunakan istilah “pembiayaan”, sesuai dengan prinsip syariah yang menghindari riba.

Intinya, KPR Syariah mengedepankan konsep jual beli, bukan pinjaman berbunga.

2. Akad yang Digunakan

  • KPR Syariah: Berdasarkan akad Murabahah (jual beli), Musyarakah Mutanaqisah (kepemilikan bertahap), atau Ijarah Muntahiyah Bittamlik (sewa beli).
  • KPR Konvensional: Menggunakan akad utang berbunga yang mengikuti suku bunga pasar.

Dengan KPR Syariah, kamu tahu dari awal harga rumah dan total yang harus dibayar, sementara di KPR Konvensional, cicilan bisa berubah seiring naik-turunnya suku bunga.

Cek Juga: Maybank KPR Secondary

3. Cicilan Tetap vs. Fluktuatif

  • KPR Syariah: Cicilan tetap sejak awal karena sudah ada kesepakatan harga rumah & margin bank.
  • KPR Konvensional: Cicilan bisa naik atau turun tergantung suku bunga yang berlaku.

Kalau kamu nggak mau deg-degan tiap bulan lihat cicilan naik, KPR Syariah bisa jadi pilihan lebih aman.

4. Margin vs. Bunga

  • KPR Syariah: Keuntungan bank berasal dari margin jual beli, bukan dari bunga.
  • KPR Konvensional: Bank mendapat keuntungan dari bunga pinjaman yang bisa berubah sewaktu-waktu.

Contoh: Kalau harga rumah Rp500 juta, lalu bank menetapkan margin 20%, maka total yang kamu bayar adalah Rp600 juta—tanpa tambahan biaya lain.

5. Risiko Fluktuasi Keuangan

  • KPR Syariah: Cicilan lebih stabil dan terprediksi, jadi lebih mudah dalam mengatur keuangan.
  • KPR Konvensional: Kalau suku bunga naik, cicilan bisa melonjak drastis.

Kalau kamu tipe yang lebih suka keuangan stabil tanpa risiko kenaikan cicilan, KPR Syariah lebih cocok.

6. Penalti Pelunasan Dipercepat

  • KPR Syariah: Bebas penalti, jadi kalau ada rezeki lebih bisa langsung lunas tanpa kena biaya tambahan.
  • KPR Konvensional: Biasanya ada biaya penalti kalau kamu mau melunasi lebih cepat.

Mau cicil rumah tanpa beban biaya tambahan? KPR Syariah bisa jadi pilihan yang lebih fleksibel.

Cek Juga: CIMB Niaga KPR XTRA Take Over

7. Kepemilikan Rumah

  • KPR Syariah: Rumah bisa langsung atas nama nasabah (jika pakai akad Murabahah).
  • KPR Konvensional: Rumah tetap jadi agunan sampai cicilan lunas.

Kalau terjadi gagal bayar, bank konvensional bisa melelang rumah untuk menutup utang.

8. Prinsip Keuangan & Regulasi

  • KPR Syariah: Diawasi oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip Islam.
  • KPR Konvensional: Mengikuti regulasi perbankan umum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

Cek Juga: Bank Ganesha Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Secondary

Mana yang Lebih Menguntungkan?

cara over kredit rumah

Setelah mengetahui perbedaan KPR Syariah dan Konvensional, pilihannya tergantung dari preferensi keuangan dan prinsip masing-masing.

  • Kalau kamu ingin cicilan tetap, tanpa riba, dan bebas penalti pelunasan cepat → KPR Syariah bisa jadi pilihan terbaik.
  • Kalau kamu lebih fleksibel dengan suku bunga dan nggak masalah dengan sistem konvensional → KPR Konvensional bisa dipertimbangkan.

Sebelum memutuskan, bandingkan produk KPR dari berbagai bank, cek akadnya, dan lakukan simulasi cicilan biar nggak salah langkah!

📢 Mau insight lebih banyak soal KPR, KTA, kartu kredit, dan produk finansial lainnya?
Kunjungi Tuwaga buat dapetin rekomendasi terbaik biar keuangan makin cerdas!

Bagikan ke

Ikuti Sosial Media Tuwaga

Info terbaru tentang finansial dan Tuwaga

Scroll to Top

Ubah profil?

Yakin ingin menyimpan perubahan profil?