Gabung Tuwaga Club! dapatkan tools
finansial senilai Rp300rb GRATIS!

Gabung Sekarang
/
/
/
Simulasi Deposito dan Cara Menghitungnya yang Benar 

Simulasi Deposito dan Cara Menghitungnya yang Benar 

 357 views
Terakhir diupdate Mon, 24 February 2025
simulasi deposito bca

Simulasi deposito BCA bisa jadi cara seru buat kamu memahami berapa banyak keuntungan dari uang yang disimpan. Dengan simulasi ini, kamu bisa tahu perkiraan bunga berdasarkan jumlah deposito, lama penyimpanan, dan suku bunga yang berlaku. 

Jadi, nggak perlu lagi tebak-tebakan soal hasilnya, kamu bisa lebih tenang dan yakin dengan rencana keuangan masa depan! Yuk, simak!

💡 Key Takeaways

  1. Pilih Jenis Deposito Sesuai Kebutuhan: Deposito BCA menawarkan dua pilihan menarik: BCA Deposito Berjangka dengan berbagai pilihan mata uang asing dan BCA e-Deposito yang praktis dikelola secara online. Tentukan sesuai kebutuhan dan preferensimu!
  2. Hitung Simulasi Deposito BCA dengan Tepat: Dengan menggunakan rumus sederhana, kamu bisa mengetahui estimasi bunga yang akan didapat dari deposito BCA. Jangan lupa perhitungkan pajak bunga agar ekspektasimu tetap realistis!
  3. Maksimalkan Keuntungan dengan ARO Plus: Jenis deposito Automatic Roll Over Plus (ARO Plus) memungkinkan bunga deposito diinvestasikan kembali sebagai nilai pokok. Strategi ini cocok buat kamu yang ingin memaksimalkan hasil investasi jangka panjang.

Jenis-Jenis Deposito BCA 💳

Deposito BCA hadir dengan berbagai pilihan yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan finansial. Apakah kamu lebih nyaman menyimpan uang dalam bentuk rupiah, atau justru sering bertransaksi dengan mata uang asing? 

Yuk, simak lengkapnya ini!

1. BCA Deposito Berjangka

BCA Deposito Berjangka memberikan suku bunga yang kompetitif, yaitu antara 0% hingga 3,25% per tahun, dengan jangka waktu fleksibel mulai dari 1 hingga 12 bulan. 

Setoran awalnya juga cukup terjangkau, yaitu mulai dari Rp8.000.000 atau setara dengan mata uang asing seperti USD 1.000, HKD 8.000, SGD 2.000, AUD 2.000, GBP 1.000, JPY 150.000, EUR 1.000, dan CNH 7.000. 

Produk ini menawarkan keuntungan berupa opsi perpanjangan otomatis (Automatic Roll Over/ARO) serta pilihan mata uang yang beragam, cocok buat kamu yang ingin investasi dengan nilai tukar yang lebih kompetitif.

2. BCA e-Deposito

Sementara itu, BCA e-Deposito memberikan kemudahan dalam pengelolaan dana secara online melalui platform digital BCA seperti myBCA dan KlikBCA Bisnis. Dengan suku bunga mulai dari 2% hingga 3,25% per tahun dan jangka waktu yang sama fleksibelnya (1 hingga 12 bulan), e-Deposito menjadi pilihan tepat bagi kamu yang mencari kenyamanan bertransaksi dari mana saja. 

Setoran awal untuk e-Deposito sama dengan Deposito Berjangka, yaitu Rp8.000.000. Selain itu, e-Deposito juga dilengkapi dengan fitur perpanjangan otomatis dan kemudahan pencairan sebelum jatuh tempo melalui platform digital. Notifikasi transaksi melalui email membuatmu selalu terinformasi mengenai perkembangan investasimu.

Kedua produk ini memiliki kelebihan masing-masing. Jika kamu lebih suka fleksibilitas dan kemudahan akses online, BCA e-Deposito bisa jadi pilihan yang tepat. Namun, jika kamu ingin investasi dalam mata uang asing dengan pilihan yang lebih luas, BCA Deposito Berjangka bisa menjadi alternatif menarik.

Jenis Deposito Berjangka BCA

Sebenarnya, BCA menawarkan deposito berjangka yang bisa jadi pilihan fleksibel untuk kamu. Setiap jenis deposito berjangka BCA ini memiliki karakteristik unik. Jadi kamu bisa memilih yang paling sesuai dengan tujuan investasi atau rencana keuangan. 

Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Non-Automatic Roll Over (Non-ARO)

Deposito jenis ini cocok buat kamu yang ingin lebih fleksibel dalam mengelola dana setelah jatuh tempo. Saat waktu yang ditentukan berakhir, dana tidak akan diperpanjang secara otomatis. Kamu bebas menarik dana atau memperbaruinya secara manual sesuai kebutuhan. Solusi ini ideal kalau kamu ingin punya kontrol penuh terhadap investasi.

2. Automatic Roll Over (ARO)

Kalau kamu tipe orang yang nggak mau repot mengurus perpanjangan, deposito ARO bisa jadi pilihan tepat. Setelah jatuh tempo, dana akan otomatis diperpanjang ke periode berikutnya tanpa perlu intervensi manual. 

Akan tetapi, perlu dicatat, bunga deposito tidak ditambahkan ke nilai pokok. Jadi jenis ini lebih cocok untuk kamu yang ingin investasi tetap berjalan tanpa banyak urusan tambahan.

3. Automatic Roll Over Plus (ARO Plus)

Deposito ARO Plus menawarkan sesuatu yang lebih: bunga yang dihasilkan akan secara otomatis diinvestasikan kembali sebagai bagian dari nilai pokok. 

Artinya, keuntungan kamu akan terus bertambah seiring waktu karena bunga dihitung dari jumlah yang terus meningkat. Jenis ini sangat pas buat kamu yang ingin memaksimalkan hasil investasi jangka panjang.

Dengan memahami berbagai pilihan ini, kamu bisa lebih mudah menentukan deposito mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya pengelolaan keuanganmu. 😊

Lantas, bagaimana simulasi deposito BCA yang benar untuk memeriksa keuntunganmu? 

Simulasi Deposito BCA

Mau memastikan investasi deposito kamu berjalan sesuai ekspektasi? Yuk, kita lihat cara menghitungnya yang benar supaya lebih jelas!

Cara Menghitung Simulasi Deposito BCA

Menghitung bunga deposito sebenarnya cukup mudah jika menggunakan rumus berikut:

Bunga Deposito = (Setoran Awal x Suku Bunga x Tenor dalam Hari) ÷ 365

Catatan:

  • Angka 365 digunakan sebagai jumlah hari dalam satu tahun.
  • Dalam simulasi ini, satu bulan dihitung sebagai 30 hari.

Langkah Perhitungan Bunga Deposito

Misalnya, kamu ingin menyimpan dana sebesar Rp100 juta di deposito BCA selama 3 bulan dengan suku bunga 4%. Begini cara menghitungnya:

1. Hitung Bunga Kotor

Gunakan rumus di atas:
(Rp100.000.000 x 4% x 90) ÷ 365 = Rp986.301

2. Hitung Pajak Bunga

Deposito dikenakan pajak sebesar 20% dari bunga yang diperoleh:
20% x Rp986.301 = Rp197.260

3. Hitung Bunga Bersih

Bunga kotor dikurangi pajak bunga:
Rp986.301 – Rp197.260 = Rp789.041

4. Hitung Total Dana Setelah Deposito

Dana awal ditambah bunga bersih:
Rp100.000.000 + Rp789.041 = Rp100.789.041

Jadi, setelah 3 bulan, kamu akan mendapatkan total dana sebesar Rp100.789.041.

Untuk mempermudah perhitungan, kamu juga bisa menggunakan kalkulator simulasi deposito BCA yang tersedia di situs resmi mereka. 

Alat ini sangat praktis untuk menggambarkan potensi keuntungan deposito dengan berbagai skenario tenor dan suku bunga. 😊

Cara Buka Deposito BCA

Nah, bila kamu sudah menentukan jenis deposito mana yang akan digunakan dan mau buka penyimpanan sekarang, ikuti caranya berikut ini!

  • Siapkan Dokumen: Pastikan kamu punya KTP, NPWP, dan rekening BCA yang aktif.
  • Kunjungi Cabang BCA: Datang ke cabang BCA dan bilang ke petugas kalau kamu ingin buka deposito.
  • Pilih Jenis Deposito: Tentukan jangka waktu dan jenis deposito yang sesuai dengan kebutuhanmu.
  • Setor Dana Awal: Setor dana sesuai dengan jumlah minimal yang ditentukan, tergantung jenis deposito yang kamu pilih.
  • Konfirmasi: Sebelum proses selesai, pastikan semua data dan nominal yang kamu masukkan sudah benar.

Semudah itu, deposito BCA siap kamu miliki!

Simulasi Deposito BCA, Langkah Cerdas Investasi Aman!

Menghitung simulasi deposito BCA bukan hanya soal angka, tapi juga strategi agar keuanganmu makin berkembang. Dengan memilih jenis deposito yang sesuai, menghitung bunga dengan tepat, dan memanfaatkan fitur Automatic Roll Over (ARO Plus), kamu bisa memperoleh keuntungan optimal tanpa risiko besar.

Ingin tahu lebih banyak tentang produk finansial lainnya? Kunjungi Tuwaga untuk informasi lengkap seputar kartu kredit, tabungan, KTA, deposito, dan produk finansial lainnya. Jangan lewatkan juga berbagai artikel insight finansial yang seru dan mudah dipahami!

Bagikan ke

Tentang Penulis

Ikuti Sosial Media Tuwaga

Info terbaru tentang finansial dan Tuwaga

Scroll to Top

Ubah profil?

Yakin ingin menyimpan perubahan profil?