Pernah ragu saat menerima bukti transfer BRI? Atau bingung mencari bukti transfer di BRImo? Situasi ini cukup sering terjadi, terutama di tengah maraknya penipuan bermodus bukti transfer palsu.
BRImo adalah aplikasi mobile banking milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang mengintegrasikan layanan mobile banking, internet banking, hingga uang elektronik dalam satu aplikasi.
Melalui BRImo, nasabah bisa membuka rekening, transfer antarbank, membayar tagihan, hingga mengecek bukti transfer secara real time.
Biar transaksi aman, pastikan kamu mengikuti panduan berikut untuk tahu cara melihat bukti transfer di BRImo. Yuk, cek!
💡 Jadi Poinnya…
- Cara Cek Mudah: Bukti transfer bisa dilihat langsung lewat menu Aktivitas di aplikasi BRImo atau lewat email notifikasi resmi dari Bank BRI.
- Bukti Transfer Sah Harus Masuk Mutasi: Transaksi baru dianggap valid kalau dana benar-benar tercatat masuk di mutasi rekening penerima.
- Waspada Bukti Transfer Palsu: Bukti asli punya data lengkap dan nomor referensi yang bisa diverifikasi. Kalau dana belum masuk, jangan anggap transaksi selesai.
Pentingnya Mengecek Bukti Transfer BRI
Bukti transfer adalah catatan transaksi resmi yang menunjukkan perpindahan dana dari satu rekening ke rekening lain. Bukti ini berfungsi sebagai konfirmasi bahwa transaksi telah berhasil diproses oleh sistem perbankan.
Berikut alasan mengapa penting untuk mengecek bukti transfer:
1. Konfirmasi transaksi sah
Bukti transfer memastikan dana benar-benar berpindah dari rekening pengirim ke rekening penerima. Tanpa konfirmasi ini, transaksi belum dapat dianggap selesai secara finansial.
2. Perlindungan dari penipuan
Kasus penipuan dengan bukti transfer palsu masih sering terjadi. Pelaku biasanya mengirim screenshot palsu tanpa dana masuk ke rekening penerima. Mengecek bukti transfer langsung di BRImo membantu memutus risiko ini.
3. Dokumen pendukung jika terjadi sengketa
Bukti transfer menjadi data pendukung jika terjadi kesalahan nominal, transaksi ganda, atau komplain ke pihak bank. Data seperti tanggal transaksi, jam, dan nomor referensi sangat menentukan proses investigasi.
4. Pencatatan keuangan pribadi
Bukti transfer memudahkan pencatatan arus kas. Ini penting untuk pengelolaan tabungan dan pengeluaran harian.
Cara Melihat Bukti Transfer di BRImo

Bukti transfer di BRImo dapat diakses langsung dari riwayat transaksi. Ikuti langkah berikut.
- Buka aplikasi BRImo di ponsel.
- Masukkan username dan password akun BRImo.
- Pilih menu Aktivitas di bagian bawah layar.
- Daftar transaksi akan muncul secara kronologis.
- Pilih transaksi transfer yang ingin dicek.
- Detail bukti transfer akan tampil, termasuk tanggal, jam, nominal, nama penerima, dan nomor referensi.
- Simpan bukti transfer dengan fitur unduh atau tangkapan layar.
Baca Juga: Kenapa BRImo Tidak Bisa Transfer? Cek 8 Penyebab dan Solusinya
Alternatif: Cek Bukti Transfer BRI Lewat Email
Selain melalui aplikasi, BRImo juga mengirimkan bukti transaksi ke email yang terdaftar. Cara ini berguna jika riwayat transaksi di aplikasi terlewat.
- Buka email yang terdaftar di akun BRImo.
- Masuk ke folder Inbox.
- Cari email resmi dari Bank BRI.
- Buka email notifikasi transaksi transfer.
- Bukti transfer akan terlampir dalam isi email.
- Simpan atau tangkap layar sebagai arsip pribadi.
Email ini bersifat otomatis dan dikirim setelah transaksi dinyatakan berhasil oleh sistem.
Ciri-Ciri Bukti Transfer BRImo Asli vs Palsu
Penipuan digital sering memanfaatkan ketidaktelitian penerima. Karena itu, penting mengenali perbedaan bukti transfer asli dan palsu.
Menurut BRI, bukti transfer BRImo asli dan palsu dapat dikenali lewat ciri-ciri berikut:
1. Tampilan font dan tata letak
Bukti transfer asli memiliki font konsisten, tajam, dan rapi. Bukti palsu sering menampilkan huruf buram, jarak spasi tidak seragam, atau ketebalan font yang berbeda.
2. Informasi transaksi lengkap
Bukti asli mencantumkan nama penerima, nominal transfer, tanggal, jam, dan nomor referensi transaksi. Informasi ini terbaca jelas tanpa terpotong.
3. Nomor referensi dapat diverifikasi
Nomor referensi pada bukti asli tercatat di sistem bank dan muncul di mutasi rekening. Bukti palsu biasanya menggunakan nomor acak yang tidak terdeteksi sistem.
4. Dana benar-benar masuk ke rekening
Bukti transfer dianggap sah hanya jika dana tercatat di mutasi rekening. Tangkapan layar tanpa mutasi masuk bukan bukti pembayaran.
Baca Juga: 3 Cara Membuka Blokir BRImo dengan Mudah dan Cepat
Tips Aman Bertransaksi di BRImo
Agar transaksi tetap aman, BRI mengimbau nasabah untuk selalu berhati-hati saat menggunakan BRImo. Berikut catatan yang perlu kamu perhatikan:
- Cek mutasi rekening secara berkala: Mutasi adalah indikator utama dana masuk atau keluar. Jika dana belum tercatat, transaksi belum selesai.
- Jangan percaya bukti transfer sebelum dana masuk: Bukti visual bukan jaminan. Selalu pastikan saldo bertambah sesuai nominal transfer.
- Jaga kerahasiaan data akun: Jangan membagikan PIN, OTP, atau password kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku dari bank.
- Simpan bukti transaksi minimal 30 hari: Bukti ini berguna jika terjadi kesalahan sistem atau komplain transaksi.
- Hubungi layanan resmi jika ada kejanggalan: Jika transaksi bermasalah, hubungi Contact BRI di 1500017 atau melalui aplikasi BRImo untuk tindak lanjut.
Mengetahui cara melihat bukti transfer di BRImo adalah langkah dasar untuk menjaga keamanan transaksi. Kamu jadi bisa terhindar penipuan transfer uang, deh!
5 FAQ Seputar Bukti Transfer BRImo
1. Kenapa bukti transfer BRImo tidak muncul?
Biasanya karena transaksi belum berhasil atau koneksi internet terputus. Cek ulang status transaksi di menu Aktivitas.
2. Apakah screenshot bukti transfer sudah cukup?
Screenshot hanya bersifat visual. Validitas tetap ditentukan oleh mutasi rekening penerima.
3. Berapa lama bukti transfer tersimpan di BRImo?
Riwayat transaksi tersimpan dan dapat diakses selama akun aktif, termasuk transaksi beberapa bulan sebelumnya.
4. Apakah bukti transfer bisa digunakan untuk pencatatan dana darurat?
Bisa. Dana darurat adalah cadangan keuangan untuk kondisi mendesak. Bukti transfer membantu memastikan dana benar-benar tersedia dan tercatat.
5. Apa beda tabungan dan dana darurat dalam konteks transaksi?
Tabungan adalah simpanan untuk tujuan terencana. Dana darurat adalah cadangan wajib untuk kondisi tak terduga. Keduanya memerlukan bukti transaksi yang valid agar pengelolaan keuangan tetap akurat.











































