Akhirnya, Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 resmi dibuka!
Siswa kelas XII maupun alumni yang ingin ikut Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun ini bisa mulai menyiapkan dokumen pendaftaran. Dilansir dari laman resmi SNPMB, registrasi akun dan pendaftaran SNPMB oleh siswa sendiri dibuka pada 12 Januari-18 Februari 2026.
Satu hal yang wajib kamu pahami. Pengisian data saat pendaftaran SNPMB 2026 wajib dilakukan dengan teliti.
Namun, dalam praktiknya, masih banyak peserta yang keliru mengisi data, mulai dari identitas hingga dokumen pendukung.
Tapi, tenang, sebagian kesalahan umum saat proses pendaftaran SNPMB 2026 masih bisa diperbaiki, kok. Bagaimana caranya? Simak penjelasan berikut ini.
💡 Jadi Poinnya…
- Tidak Semua Salah Input Fatal: Kesalahan seperti email, nomor HP, atau alamat tidak menggugurkan seleksi dan bisa diverifikasi ulang saat daftar ulang kampus.
- Perbaikan Data Ada Batasnya: Data KIP Kuliah dan Dapodik tidak bisa diedit sendiri. Kalau ada masalah, wajib lewat operator sekolah sebelum finalisasi.
- Finalisasi Itu Krusial: Setelah klik Simpan Permanen, data SNPMB tidak bisa diubah. Pastikan NIK valid, dokumen siap, dan unggah foto sesuai ketentuan.
Kesalahan Umum saat Isi Data SNPMB & Solusinya
Dihimpun dari berbagai pengalaman peserta SNPMB periode sebelumnya, berikut jenis kesalahan input data SNPMB yang paling sering ditemukan saat registrasi atau pendaftaran oleh siswa:
1. Salah Input Nomor HP dan Email
Nomor HP dan email berfungsi sebagai media notifikasi akun. Informasi resmi SNPMB lebih banyak dikirim melalui email dibandingkan WhatsApp. Jadi, selama kamu input nomor WhatsApp yang aktif, maka aman.
Perubahan nomor HP dan email masih dapat dilakukan setelah peserta dinyatakan lolos SNBP atau SNBT saat proses daftar ulang di kampus tujuan.
2. Data Alamat dan Tanggungan Orang Tua Tidak Akurat
Kesalahan alamat domisili, kode pos, atau jumlah tanggungan orang tua tidak memengaruhi kelulusan seleksi. Data ini akan diverifikasi ulang oleh pihak kampus saat penetapan UKT.
Pada tahap daftar ulang, perguruan tinggi biasanya meminta data tambahan berupa Kartu Keluarga, slip gaji orang tua, hingga tagihan listrik bulan terakhir.
3. Kesalahan Data KIP Kuliah
Kesalahan input data KIP Kuliah tidak dapat diperbaiki oleh siswa. Solusinya, kamu perlu menghubungi operator sekolah agar dilakukan penyesuaian melalui sistem yang terhubung dengan Dapodik.
4. Pas Foto Tidak Sesuai Ketentuan
Pas foto menjadi salah satu penyebab gagal registrasi akun SNPMB. Ketentuan resmi SNPMB 2026 mengharuskan pas foto:
- Format JPG atau JPEG.
- Ukuran maksimal 300 KB.
- Resolusi minimal 200 x 300 piksel dengan rasio 2:3.
- Latar belakang polos berwarna bebas.
- Posisi wajah menghadap kamera, tidak terpotong, dan tidak tertutup aksesori.
Foto yang buram, terpotong, atau melebihi ukuran file akan otomatis ditolak sistem. Tapi jika kesalahannya berupa background atau mengenakan kacamata, foto masih bisa diubah saat setelah kamu dinyatakan lolos PTN.
5. Data Tidak Ditemukan di Sistem SNPMB
Masalah data tidak ditemukan paling sering dialami peserta gap year. Kondisi ini terjadi karena data alumni belum tervalidasi atau belum sinkron dengan Dapodik.
Solusinya, lakukan verifikasi dan validasi data alumni melalui laman resmi https://pd.data.kemdikbud.go.id/verval-lulusan/. Verval NISN bisa diajukan langsung ke Kemendikbud oleh siswa yang sudah lulus SMA/SMK/MA/Ulya.
Baca Juga: Biaya Kuliah Termurah di Universitas Negeri 2025, Mana yang Paling Terjangkau?
Jadwal Pendaftaran SNPMB 2026
Mengacu pada laman resmi SNPMB, berikut jadwal lengkap SNPMB 2026 yang perlu kamu perhatikan:
Jadwal SNBP 2026
| Tahapan | Jadwal |
| Pengumuman Kuota Sekolah | 29 Desember 2025 |
| Masa Sanggah Kuota | 29 Desember 2025–15 Januari 2026 |
| Registrasi Akun SNPMB Sekolah | 5–26 Januari 2026 |
| Pengisian PDSS oleh Sekolah | 5 Januari–2 Februari 2026 |
| Registrasi Akun SNPMB Siswa | 12 Januari–18 Februari 2026 |
| Pendaftaran SNBP | 3–18 Februari 2026 |
| Pengumuman Hasil SNBP | 31 Maret 2026 |
| Masa Unduh Kartu Peserta SNBP | 3 Februari–30 April 2026 |
Jadwal UTBK–SNBT 2026
| Tahapan | Jadwal |
| Registrasi Akun SNPMB Siswa | 12 Januari–7 April 2026 |
| Pendaftaran UTBK–SNBT | 25 Maret–7 April 2026 |
| Pembayaran Biaya UTBK | 25 Maret–8 April 2026 |
| Pelaksanaan UTBK | 21–30 April 2026 |
| Pengumuman Hasil SNBT | 25 Mei 2026 |
| Masa Unduh Sertifikat UTBK | 2 Juni–31 Juli 2026 |
Tata Cara Pendaftaran SNPMB 2026
Agar terhindar dari kesalahan saat pendaftaran SNPMB 2026, ikuti alur resmi berikut.
- Sekolah melakukan registrasi akun SNPMB Sekolah melalui portal resmi SNPMB.
- Sekolah mengisi dan memfinalisasi data siswa di PDSS sesuai jadwal.
- Sekolah menetapkan siswa eligible berdasarkan ketentuan SNBP.
- Siswa melakukan registrasi akun SNPMB Siswa di https://portal.snpmb.id.
- Siswa login dan melengkapi data pribadi secara teliti.
- Siswa memilih jalur seleksi SNBP atau SNBT sesuai ketentuan.
- Finalisasi data dan unduh kartu peserta.
Baca Juga: Kuliah S2 Online Murah? Ini 5 Kampus yang Bisa Jadi Solusi!
Strategi Sukses SNPMB 2026
Kesalahan input data bisa dicegah sejak awal dengan strategi berikut.
1. Gunakan Perangkat Desktop
Registrasi akun SNPMB 2026 lebih stabil jika dilakukan melalui laptop atau komputer. Gunakan Google Chrome atau Mozilla Firefox versi terbaru agar seluruh menu tampil sempurna.
2. Pastikan Data NIK Valid
NIK harus sesuai dengan data Dukcapil. Perbedaan satu digit saja dapat menyebabkan data gagal diverifikasi oleh sistem SNPMB.
3. Siapkan Dokumen Sebelum Registrasi
Siapkan Kartu Keluarga, ijazah atau surat keterangan lulus, dan pas foto sesuai ketentuan sebelum mulai pendaftaran.
4. Hindari Jam Sibuk Server
Server bisa saja down karena lonjakan akses. Biasanya sekitar pukul 08.00–11.00 WIB dan 19.00–22.00 WIB. Nah, kamu bisa registrasi di luar jam tersebut untuk meminimalisir server error.
5. Jangan Klik Simpan Permanen Terburu-buru
Pastikan seluruh data sudah benar sebelum menyimpan permanen. Data yang sudah difinalisasi tidak bisa diubah secara mandiri.
Itu dia beberapa kesalahan yang sering terjadi saat pengisian data SNPMB. Selama mengikuti jadwal resmi, memahami ketentuan SNPMB, dan mengisi data secara akurat, potensi masalah bisa diminimalisir sejak awal. Semoga berhasil tembus kampus impian, ya!
Di Tuwaga, kamu bisa eksplor berbagai tips keuangan dan investasi yang bantu keuanganmu makin sehat dan terarah.
Kamu juga bisa cek, bandingkan, dan ajukan tabungan, deposito, kartu kredit, dana tunai kendaraan, hingga pinjaman tanpa jaminan (KTA) dari berbagai bank secara resmi dan tanpa biaya tambahan, lho!
FAQ Seputar SNPMB 2026
1. Apakah salah input data memengaruhi kelulusan SNBP atau SNBT?
Tidak semua kesalahan berdampak pada kelulusan. Kesalahan fatal SNPMB mencakup nama lengkap, NIK, dan tanggal lahir. Selain itu, masih bisa diperbaiki saat daftar ulang.
2. Berapa lama proses verifikasi NISN untuk peserta gap year?
Proses verifikasi melalui laman verval lulusan Kemendikbud dapat memakan waktu 3 hingga 14 hari kerja, tergantung antrean sistem.
3. Apakah wajib menggunakan email Gmail saat registrasi akun SNPMB?
Tidak wajib, tetapi sangat disarankan. Sistem SNPMB merekomendasikan Gmail karena tingkat keberhasilan pengiriman email aktivasi lebih tinggi.
4. Apa yang harus dilakukan jika email aktivasi tidak masuk?
Tunggu 15–30 menit, cek folder spam, lalu ulangi registrasi jika diperlukan. Jika masih gagal, gunakan email lain yang aktif.
5. Apakah data SNPMB bisa diubah setelah lolos seleksi?
Bisa. Perubahan data dilakukan saat daftar ulang di PTN tujuan dengan dokumen pendukung resmi.















































