Butuh dana cepat tapi bingung karena enggak punya jaminan? Mungkin kamu pernah dengar kalau Pegadaian adalah solusi andalan buat pinjaman cepat. Tapi, apakah benar kita bisa pinjam uang di sana tanpa perlu gadai emas atau BPKB?
Nah, di artikel ini kita akan kupas tuntas soal syarat pinjam uang di Pegadaian tanpa jaminan. Jadi, buat kamu yang penasaran dan lagi cari informasi, yuk simak penjelasannya sampai selesai!
Pinjaman di Pegadaian Tanpa Jaminan
Semua produk pinjaman di Pegadaian, baik konvensional maupun syariah, pada dasarnya memerlukan jaminan atau agunan. Namun, ada satu produk yang bisa diakses oleh pelaku usaha mikro dan dianggap sebagai pinjaman tanpa jaminan karena agunan yang digunakan adalah kelayakan usaha itu sendiri, bukan aset fisik.
Adapun produk pinjaman tersebut yakni Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah atau Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Pinjaman ini ditujukan khusus untuk membantu pengembangan usaha dengan plafon maksimal Rp10 juta. Karena berbasis syariah, produk ini bebas dari bunga (riba) dan diawasi oleh OJK.
Syarat Pinjam Uang KUR Syariah di Pegadaian
Syarat-syarat ini fokus pada legalitas dan kelayakan usahamu, bukan pada aset yang kamu miliki.
1. Syarat Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berusia minimal 17 tahun dan maksimal 65 tahun pada saat jatuh tempo akad.
- Memiliki usaha yang sah dan sudah berjalan minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima fasilitas pembiayaan program pemerintah lainnya atau pinjaman produktif dari lembaga keuangan lain.
- Memiliki pendapatan rutin, baik harian, mingguan, atau bulanan.
2. Dokumen yang Harus Disiapkan
- Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
- Fotokopi surat nikah/cerai (jika sudah menikah).
- Surat Keterangan Usaha (SKU) atau izin usaha lainnya (seperti NIB, IUMK, atau SIUP).
- Bukti kepemilikan tempat tinggal, seperti fotokopi PBB atau rekening listrik, air, dan telepon.
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) dari pejabat berwenang.
Cara Pengajuan KUR Syariah
Setelah semua persyaratan di atas lengkap, kamu bisa langsung mengajukan pinjaman dengan langkah-langkah berikut:
- Datang ke kantor cabang Pegadaian terdekat.
- Isi formulir pengajuan KUR Syariah.
- Serahkan semua dokumen persyaratan yang sudah kamu siapkan.
- Petugas dari Pegadaian akan melakukan verifikasi data dan survei ke lokasi usahamu.
- Setelah verifikasi dan survei disetujui, kamu akan mendapatkan konfirmasi jumlah pinjaman.
- Lakukan tanda tangan akad dan dana pinjaman akan segera cair.
Jadi, meskipun tidak ada pinjaman tanpa jaminan untuk kebutuhan pribadi, Pegadaian tetap menawarkan solusi pembiayaan tanpa agunan fisik bagi para pengusaha mikro yang ingin mengembangkan usahanya.
Jenis-jenis Pinjaman di Pegadaian
Pegadaian memiliki beragam jenis pinjaman yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan barang jaminan yang kamu miliki. Secara umum, produk pinjaman di Pegadaian terbagi menjadi dua kategori besar: pinjaman gadai dan pinjaman non-gadai.
1. Pinjaman Gadai
Ini adalah produk pinjaman paling umum di Pegadaian. Kamu akan mendapatkan pinjaman dengan menyerahkan barang berharga sebagai jaminan. Setelah pinjaman lunas, barang jaminan akan dikembalikan.
Gadai Emas
Ini adalah produk andalan Pegadaian. Kamu bisa menggadaikan emas, baik berupa perhiasan, emas batangan, koin emas, atau berlian. Jangka waktu pinjaman biasanya fleksibel, dan uang pinjaman yang diberikan bisa mencapai 95% dari nilai taksiran emas. Produk ini juga tersedia dalam versi syariah.
Gadai Non-Emas
Jika kamu tidak punya emas, kamu bisa menggunakan barang berharga lainnya. Jaminannya bisa berupa:
- Barang elektronik: Laptop, handphone, TV, kulkas, atau kamera.
- Kendaraan: Motor atau mobil yang kamu miliki.
- Barang-barang antik: Sesuai dengan kebijakan kantor cabang.
Gadai Kendaraan
Pinjaman ini menggunakan motor atau mobil sebagai jaminan. Saat mengajukan pinjaman, kamu harus menyerahkan kendaraan beserta dokumennya (BPKB dan STNK). Selama masa pinjaman, kendaraan akan disimpan di Pegadaian.
2. Pinjaman Non-Gadai
Pinjaman ini tidak mengharuskan kamu menyerahkan barang secara fisik. Jaminan yang digunakan biasanya adalah BPKB kendaraan atau sertifikat tanah/rumah, di mana kamu tetap bisa menggunakan aset tersebut.
Pinjaman Serbaguna
Pinjaman ini cocok untuk karyawan atau profesional yang butuh dana untuk keperluan konsumtif atau produktif. Jaminannya adalah BPKB motor atau mobil. Keuntungannya, kamu tetap bisa menggunakan kendaraan tersebut untuk aktivitas sehari-hari.
Pinjaman Usaha
Sesuai namanya, produk ini ditujukan untuk para pengusaha mikro dan kecil. Jaminannya juga berupa BPKB kendaraan yang bisa digunakan untuk menunjang operasional usaha. Produk ini tersedia dalam versi konvensional (Kreasi) dan syariah (Arrum BPKB).
Pinjaman Tanpa Jaminan (Non-Gadai)
Pegadaian memiliki satu produk yang bisa diakses oleh pelaku usaha mikro dan dapat dianggap sebagai pinjaman tanpa jaminan karena agunan yang digunakan adalah kelayakan usahanya itu sendiri. Produk ini adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah. Pinjaman ini berfokus pada legalitas dan kelayakan usahamu, bukan pada aset fisik.
3. Produk-Produk Lainnya
Selain pinjaman di atas, Pegadaian juga memiliki produk lain seperti:
- Gadai Tabungan Emas: Pinjaman dengan jaminan saldo Tabungan Emas Pegadaian.
- Gadai Efek: Pinjaman dengan jaminan surat berharga seperti saham atau obligasi.
- Gadai Sertifikat: Pinjaman dengan jaminan sertifikat tanah atau bangunan.
Itu tadi informasi seputar syarat pinjam uang di pegadaian tanpa jaminan. Meski ada produk pinjaman yang seolah tanpa jaminan, namun perlu diingat bahwa mengajukan pinjaman KUR Syariah di Pegadaian tetap mengharuskan survey kelayakan usahamu.
Buat kamu yang butuh informasi lain mulai dari tips keuangan supaya urusan finansial lebih rapi, Tuwaga juga punya nih info lengkap mulai dari tabungan, deposito, kartu kredit, dana tunai kendaraan, hingga pinjaman tanpa jaminan (KTA). Jadi, buruan cek Tuwaga sekarang, ya!














































