Cara beli barang dari luar negeri pada dasarnya adalah proses belanja di marketplace internasional (misalnya Amazon, Taobao, Alibaba) lalu barang dikirim ke Indonesia, entah langsung (direct shipping) atau lewat jasa forwarder/cargo.
Kunci belanja dari luar negeri cuma tiga:
- Pilih platform yang tepat,
- Hitung total biaya (harga + ongkir + pajak), dan
- Pastikan metode bayar + pengirimannya aman.
Tenang, di bawah ini Tuwaga jelasin step-by-step biar kamu bisa belanja lintas negara tanpa ada biaya lain di akhir.
Jadi, Poinnya…
- Total Biaya Itu Bukan Cuma Harga Barang: Belanja internasional biasanya punya komponen tambahan: ongkir internasional + biaya jasa (kalau pakai forwarder) + pajak impor. Jadi, cek “total landed cost” sebelum checkout biar nggak kaget.
- Direct Shipping Lebih Simpel, Forwarder Lebih Fleksibel: Amazon sering menawarkan “Import Fees Deposit” (perkiraan pajak yang dibayar di awal), sedangkan Taobao/AliExpress sering lebih nyaman pakai forwarder untuk rute tertentu.
- Pajak barang kiriman ada aturan mainnya Di Indonesia, ada ketentuan pajak impor untuk “barang kiriman”. Misalnya nilai pabean sampai USD 3 punya ketentuan bea masuk 0% (namun tetap ada pajak tertentu sesuai aturan). Cek dari sumber resmi Bea Cukai biar aman.
Step 0: Tentukan Dulu Mau “Langsung” Atau “Pakai Forwarder”
Sebelum ngomongin cara belanja di berbagai platform e-commerce luar negeri, tentukan jalurnya:
A) Direct shipping (langsung ke Indonesia)
Kamu checkout seperti biasa, isi alamat Indonesia, lalu barang dikirim langsung. Enaknya: praktis. Kekurangannya: ongkir bisa mahal dan tidak semua seller mau kirim ke Indonesia. Misalnya ada Amazon dengan skema “Import Fees Deposit” (perkiraan bea/pajak yang dihitung di depan).
B) Pakai forwarder/cargo (alamat singgah)
Barang dikirim dulu ke gudang forwarder (misalnya di Singapura/Hong Kong), lalu diteruskan ke Indonesia. Enaknya: lebih fleksibel, bisa gabung paket (consolidation), dan kadang ongkir lebih efisien. Kekurangannya: ada langkah tambahan dan kamu harus pilih forwarder yang terpercaya.
1. Cara Beli Barang Di Amazon
Kalau kamu baru pertama kali belanja dari luar negeri, Amazon sering jadi opsi aman karena alurnya rapi.
Langkahnya:
- Buat akun dan pilih barang.
- Pastikan seller/shipping bisa kirim ke Indonesia (cek di halaman produk).
- Saat checkout, perhatikan komponen biaya: harga barang, ongkir, dan Import Fees Deposit.
Amazon menjelaskan bahwa untuk pengiriman internasional, mereka bisa memperkirakan dan membayar bea/pajak atas nama kamu, ditampilkan sebagai “Import Fees Deposit”. - Bayar pakai kartu (debit/kredit) yang mendukung transaksi internasional.
Tips aman ala Tuwaga 😄
- Baca ulasan dan rating seller.
- Untuk barang “renewed/second” (misalnya gadget), cek kondisi dan kebijakan retur.
- Kalau barangnya smartphone, ingat: ada potensi urusan regulasi/IMEI dan pemeriksaan bea cukai, jadi pastikan kamu paham risikonya sebelum gas.
2. Cara Beli Barang Di Taobao
Taobao itu surganya barang unik dan sering lebih murah. Tantangannya: bahasa dan ongkir internasional.
Opsi yang umum dipakai:
- Kirim ke negara hub (contoh: Hong Kong/Singapura) lalu lanjut forwarder ke Indonesia.
- Atau pakai jasa agen pembelian (buying service) yang bantu order + kirim.
Yang wajib kamu cek sebelum checkout:
- Total berat barang (berpengaruh ke ongkir)
- Apakah barang mudah “dipajak tinggi” (contoh fashion tertentu bisa punya tarif berbeda, tergantung klasifikasi)
3. Cara Beli Barang Di AliExpress
AliExpress sering jadi favorit karena barangnya variatif. Tapi, untuk Indonesia, pengalaman pengguna bisa berbeda-beda tergantung kategori dan kebijakan pengiriman yang berubah dari waktu ke waktu.
Kalau kamu menemui kondisi “nggak bisa kirim direct”, solusi yang sering dipakai adalah:
- Forwarder (alamat Singapura, lalu kirim ke Indonesia)
- atau cari seller yang menyediakan rute pengiriman lain
Intinya: sebelum checkout produknya, pastikan dulu tombol “Ship to Indonesia” itu benar-benar tersedia ya.
4. Cara Beli Barang Di Alibaba
Kalau kamu niatnya untuk reseller atau beli dalam jumlah banyak, Alibaba lebih pas (B2B).
Langkah amannya:
- Pilih supplier yang jelas identitasnya (misalnya yang terverifikasi).
- Minta sampel dulu kalau memungkinkan.
- Gunakan mekanisme pembayaran yang aman (misalnya fitur perlindungan transaksi dari platform, jika tersedia).
- Diskusikan detail pengiriman: incoterms, jasa cargo, dan estimasi pajak.
Buat pemula, Alibaba itu seru, tapi jangan buru-buru. Kunci utamanya: komunikasi + hitung biaya total dari awal.
5. Cara Beli Barang Di Ebay
eBay itu terkenal buat barang koleksi dan secondhand yang unik. Tapi kamu perlu tahu konteks terbaru: pemerintah Indonesia (Komdigi) sempat memblokir akses eBay karena isu kepatuhan pendaftaran PSE (dilaporkan pada Juni 2025).
Jadi kalau kamu kesulitan akses, itu bisa jadi penyebabnya. Alternatifnya:
- Cari produk serupa di marketplace lain (Amazon/Alibaba),
- atau gunakan jalur yang sesuai aturan dan akses yang tersedia
Jangan Lupakan Pajak & Bea Masuk Barang Kiriman
Untuk barang kiriman, Indonesia punya aturan kepabeanan yang mengatur pungutan bea masuk dan pajak impor berdasarkan nilai pabean dan ketentuan lainnya. Salah satu rujukan resmi Bea Cukai menjelaskan ketentuan untuk barang kiriman hingga nilai pabean tertentu (misalnya USD 3) dan komponen pungutannya.
Praktiknya, yang sering terjadi:
- Kamu bisa diminta bayar pajak/biaya administrasi melalui kanal resmi (misalnya oleh jasa kirim/pos).
- Simpan bukti transaksi (invoice/checkout) untuk memudahkan klarifikasi nilai barang.
Tips Tuwaga biar aman:
- Selalu simpan screenshot invoice.
- Jangan “ngakalin” nilai barang. Kalau ketahuan, justru bikin proses lebih lama.
- Kalau belanja sering, pertimbangkan metode yang transparan (misalnya Amazon dengan Import Fees Deposit).
Pastikan Strateginya Benar
Cara beli barang dari luar negeri bisa jadi solusi buat dapetin barang unik, harga lebih kompetitif, atau produk yang belum masuk Indonesia. Tapi biar pengalamanmu tetap menyenangkan, pegang tiga prinsip ini:
- Pilih jalur pengiriman yang pas,
- Hitung total biaya dari awal, dan
- Patuhi aturan pajak/ketentuan impor.
Dengan begitu, kamu bisa belanja “lintas negara” tanpa deg-degan pas paket sampai.
Kalau kamu juga pengin makin jago ngatur uang (bukan cuma soal belanja), yuk cek Tuwaga! Di Tuwaga, kamu bisa dapat info lengkap tentang berbagai produk finansial seperti kartu kredit, savings, KTA, deposito, dana tunai properti dan kendaraan. Ada juga artikel yang bantu kamu dapetin insight finansial yang kepake banget. Kamu juga bisa apply langsung produk keuangan yang cocok lewat Tuwaga.
Bonusnya: jangan lupa intip TuwagaPromo, siapa tahu lagi ada promo dan diskon menarik di merchant favorit di mall. Belanja tetap fun, dompet tetap aman 🛍️














































