Pasti bagi kamu calon awardee LPDP 2026 sudah mulai bertanya-tanya, ‘berapa uang saku LPDP dalam negeri 2026’ yang akan kamu dapatkan atau apakah akan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup selama studi.
Pertanyaan ini wajar banget, karena uang saku LPDP bisa menjadi penopang utama selama menjalani kuliah penuh waktu.
Artikel ini bakal membahas secara lengkap, mulai mulai dari besaran uang saku LPDP dalam negeri 2026, jenis dana yang diterima, hingga kapan uang LPDP cair.
💡Jadi, Poinnya…
- Dana Hidup Rutin & Berbasis Lokasi: Uang saku LPDP dalam negeri 2026 diberikan setiap bulan dengan besaran menyesuaikan kota studi, mengacu pada indeks biaya hidup agar kebutuhan dasar awardee tetap terpenuhi.
- Fully Funded Bukan Cuma Uang Bulanan: Selain dana hidup, LPDP juga menanggung dana kedatangan, tunjangan buku, dana penelitian, hingga publikasi (untuk doktoral), sehingga awardee bisa fokus kuliah tanpa perlu bekerja.
- Cair Bertahap dengan Syarat Administratif: Pencairan uang saku LPDP bergantung pada kontrak, registrasi kampus, dan laporan studi yang tepat waktu. Selama kewajiban dipenuhi, dana umumnya cair rutin tiap bulan.
Besaran Uang Saku LPDP Dalam Negeri 2026
Secara umum, skema pendanaan LPDP 2026 tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. LPDP menyediakan beberapa komponen dana yang bersifat fully funded, sebagai berikut:
1. Dana Hidup Bulanan
Dana hidup bulanan adalah yang paling sering disebut sebagai uang saku LPDP.
- Dibayarkan setiap bulan
- Besarannya berbeda tiap kota studi
- Mengacu pada indeks biaya hidup daerah
Sebagai gambaran, pada tahun sebelumnya dana hidup LPDP dalam negeri berada di kisaran Rp3 juta–Rp5 juta per bulan, tergantung lokasi kampus.
Untuk tahun 2026, nominalnya berpotensi menyesuaikan kebijakan dan inflasi. Namun, prinsip perhitungannya tetap sama.
2. Dana Kedatangan
Dana ini diberikan satu kali di awal masa studi dan bertujuan membantu awardee beradaptasi.
Biasanya digunakan untuk:
- Biaya kos awal
- Transportasi
- Kebutuhan administrasi kampus
3. Dana Bantuan Penelitian Tesis/Disertasi
Bagi kamu mahasiswa magister dan doktor, LPDP menyediakan dana penelitian yang dapat digunakan untuk:
- Pengambilan data
- Alat penelitian
- Biaya lapangan
Pengajuan dana ini dilakukan terpisah dan harus disertai proposal yang disetujui.
4. Dana Publikasi Jurnal Internasional
Khusus penerima beasiswa doktoral, LPDP juga menanggung:
- Biaya publikasi jurnal internasional
- Conference atau seminar ilmiah (sesuai ketentuan)
5. Tunjangan Buku
LPDP memberikan tunjangan buku tahunan untuk menunjang kebutuhan akademik, seperti:
- Buku referensi
- E-book
- Akses jurnal
Baca Juga: Biaya Daftar LPDP Gratis? Cek Dulu Persiapan Wajibnya!
Tujuan Uang Saku LPDP
Uang saku LPDP bukan sekadar “uang bulanan”, tapi dirancang agar awardee bisa:
- Fokus kuliah tanpa bekerja
- Memenuhi kebutuhan hidup dasar
- Mendukung aktivitas akademik
Karena itu, LPDP tidak menganjurkan awardee bekerja selama masa studi, kecuali dalam kondisi tertentu dan dengan izin.
Kapan Uang Saku LPDP Cair?
Salah satu pertanyaan paling sering muncul dari calon awardee LPDP, berapa lama uang saku LPDP cair?
Jawabannya:
- Dana hidup bulanan biasanya cair setiap awal atau pertengahan bulan
- Dana pertama kali cair setelah:
- Penandatanganan kontrak
- Registrasi kampus selesai
- Rekening awardee terverifikasi
Awal studi, pencairan pertama bisa sedikit lebih lama, tapi bulan berikutnya cenderung lebih stabil.
Berdasarkan laman LPDP Kemenkeu, dana dapat cair maksimal 10 hari kerja dalam zona waktu WIB sejak pengajuan telah dinyatakan lengkap, serta telah disetujui oleh pihak LPDP.
Baca Juga: Beasiswa LPDP 2026: Jadwal & Perubahan Terbaru (Wajib Tahu!)
Teknis Pencairan Uang Saku LPDP
Pencairan dana LPDP dilakukan melalui:
- Transfer langsung ke rekening awardee
- Menggunakan sistem pembayaran resmi LPDP
Untuk mendapatkan pencairan dana, awardee wajib untuk:
- Mengunggah laporan studi berkala
- Menjaga status akademik tetap aktif
- Mematuhi seluruh ketentuan beasiswa
Jika laporan terlambat, pencairan dana bisa tertunda.
Apakah Uang Saku LPDP Cukup untuk Biaya Hidup?
Jawaban singkatnya: cukup, jika dikelola dengan baik.
Untuk kamu yang tinggal di kota dengan biaya hidup sedang, dana hidup LPDP umumnya mencukupi untuk:
- Kos
- Makan
- Transportasi
- Kebutuhan harian
Namun, di kota besar, awardee perlu lebih cermat mengatur pengeluaran agar tidak defisit.
Tips Menambah dan Mengelola Uang Saku LPDP
Meski LPDP bersifat fully funded, mengatur keuangan tetap penting. Berikut beberapa tipsnya:
- Pilih tempat tinggal sesuai budget, dekat kampus jika memungkinkan
- Masak sendiri lebih hemat dibanding jajan harian
- Manfaatkan fasilitas kampus gratis
- Gunakan diskon mahasiswa untuk transportasi dan langganan digital
- Sisihkan dana darurat sejak awal
Bukan soal menambah pemasukan, tapi mengoptimalkan pengeluaran.
Baca Juga: Daftar Pertanyaan Wawancara LPDP 2026: Persiapkan Diri Kamu!
Apakah Beasiswa LPDP Fully Funded?
Ya. Beasiswa LPDP dalam negeri 2026 termasuk fully funded, yang mencakup:
- Biaya kuliah
- Dana hidup
- Tunjangan buku
- Dana penelitian
- Biaya pendukung akademik lainnya
Awardee tidak dibebani biaya pendidikan selama masa studi sesuai kontrak.
Uang saku LPDP dalam negeri 2026 dirancang agar penerima beasiswa bisa fokus belajar tanpa khawatir soal biaya hidup.
Meski besarannya bisa berbeda tiap daerah dan kebijakan tahunan, umumnya LPDP tetap menjadi salah satu beasiswa paling komprehensif di Indonesia.
Kamu juga bisa gunakan produk keuangan yang ada di laman Tuwaga. Banyak berbagai info tabungan dan promo yang bisa kamu manfaatkan sebagai penerima beasiswa.












































