Lagi penasaran kamu termasuk desil berapa dan apakah masih masuk “radar” bantuan sosial? Tenang, kamu bisa cek sendiri tanpa harus bolak-balik tanya sana-sini, cukup lewat HP. Soalnya sekarang, data kesejahteraan keluarga (termasuk peringkat desil) sudah bisa tampil di aplikasi resmi Kemensos, dan ini sering jadi salah satu rujukan untuk melihat posisi kamu di sistem data bansos.
Cek desil kemensos bansos di aplikasi itu sederhananya cara melihat peringkat kesejahteraan keluarga (desil 1–10) lewat aplikasi Cek Bansos Kemensos: kamu tinggal login, masuk ke menu Profil, lalu cari kolom “Peringkat Kesejahteraan Keluarga” untuk melihat desilmu. Dari situ, kamu bisa menilai langkah berikutnya (cek status bansos, ajukan usul, atau sanggah).
Yuk, simak biar nggak bingung dan bisa ambil langkah yang tepat😊
Jadi, Poinnya…
- Cek Desil di Menu “Profil”: Setelah akun aktif, desil bisa dilihat di menu Profil pada kolom Peringkat Kesejahteraan Keluarga.
- Desil Rendah Lebih Diprioritaskan: Secara umum, desil 1–4 adalah kelompok kesejahteraan terendah dan disebut lebih diprioritaskan untuk bansos dibanding desil yang lebih tinggi.
- Ada “Usul” & “Sanggah” Kalau Datanya Nggak Sesuai: Kamu bisa mengajukan perbaikan melalui fitur Usul (kalau merasa layak) atau Sanggah (kalau ada penerima yang dinilai tidak tepat).
Apa itu “Desil” untuk Bansos?
Desil itu cara pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan, dibagi dari desil 1 sampai 10. Makin kecil angka desilnya, makin rendah tingkat kesejahteraannya. Pembagian desil sering digambarkan begini:
- Desil 1–4: kelompok kesejahteraan terendah dan lebih diprioritaskan untuk bansos
- Desil 5: dianggap taraf hidup “cukup” dan tidak menjadi penerima bansos
- Desil 6–10: kesejahteraan lebih baik dan umumnya bukan prioritas bansos
Catatan penting biar tetap kredibel: desil bukan satu-satunya penentu bansos. Penyaluran bansos bisa dipengaruhi juga oleh kriteria program (mis. komponen keluarga PKH), kuota wilayah, hasil verifikasi lapangan, dan pemutakhiran data. Jadi desil itu ibarat “indikator besar”, bukan keputusan bansos final.
Cara Cek Desil Kemensos Bansos di Aplikasi
Kita bikin yang praktis ya, biar kamu bisa langsung eksekusi.
1. Download aplikasi resmi “Cek Bansos”
Cari aplikasi Cek Bansos yang dikelola Kemensos (resmi) di Play Store/App Store. Di deskripsinya, aplikasi ini memang untuk melihat kepesertaan bansos dan punya fitur usul/sanggah.
Tips aman: jangan asal download APK dari link nggak jelas ya—lebih aman dari store resmi.
2. Buat akun
Di alur pengecekan desil via aplikasi, kamu biasanya diminta isi data seperti Nomor KK, NIK, nama lengkap, email, alamat, nomor telepon, lalu unggah foto KTP dan selfie dengan KTP untuk verifikasi akun.
3. Login setelah akun terverifikasi
Kalau sudah diverifikasi, kamu bisa login memakai username dan password yang dibuat. Kalau aplikasi minta verifikasi email, cek inbox dan klik tautan verifikasi.
4. Masuk ke menu “Profil”
Nah, ini bagian inti. Setelah login:
- Buka menu Profil
- Cari kolom “Peringkat Kesejahteraan Keluarga”
- Di situ akan muncul desil kamu
Di menu Profil juga bisa tampil info keluarga yang tercatat dalam sistem data (misalnya disebut terhubung dengan DTSEN atau DTKS).
Selain lewat aplikasi, kamu tetap bisa cek desil secara offline, misalnya:
- Tanya ke kantor desa/kelurahan (perangkat desa bisa bantu cek lewat sistem terintegrasi)
- Tanya ke pendamping sosial (pendamping bisa membantu cek peringkat kesejahteraan)
Ini berguna banget kalau HP kamu terbatas, sinyal sulit, atau akun belum berhasil diverifikasi.
Apa Arti Desil untuk Bansos?
Biar lebih kebayang, coba pakai “logika keputusan” ini:
- Kalau desil kamu 1–4: peluang untuk jadi prioritas biasanya lebih besar. Tapi tetap cek juga status program bansosnya ya (PKH/BPNT, dll).
- Kalau desil kamu 5 ke atas: bisa jadi kamu nggak masuk prioritas bansos reguler. Tapi… kalau kamu merasa kondisi real di lapangan berbeda (mis. baru kena PHK, biaya kesehatan tinggi, dll), kamu masih punya jalur perbaikan data.
Dan ini bagian yang sering bikin lega: ada fitur Usul dan Sanggah.
Fitur “Usul” & “Sanggah”: kalau data bansos perlu dibenahi
Kemensos menyediakan fitur untuk masyarakat:
- Usul: mengusulkan diri sendiri/keluarga/tetangga yang dianggap layak
- Sanggah: menanggapi penerima yang dianggap tidak layak
Syarat yang biasanya diminta saat pengajuan antara lain:
- KTP & KK
- Terdaftar dalam DTKS/DTSEN (dalam penjelasan media)
- Dokumen pendukung (mis. SKTM, foto rumah, dll) sesuai kebutuhan kasus
Langkah umumnya:
- Login aplikasi
- Pilih menu Usul atau Sanggah
- Isi data + alasan yang jelas
- Unggah dokumen pendukung
- Kirim dan tunggu proses verifikasi (biasanya melibatkan petugas/Dinsos)
Tenang, ini bukan buat “lapor-laporan iseng” ya, justru tujuannya supaya bantuan makin tepat sasaran.
Biar Nggak Nebak-Nebak, Cek Desilnya Sekarang Juga
Sekarang kamu sudah tahu alurnya: cek desil kemensos bansos di aplikasi bisa dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos. Login, masuk Profil, lalu lihat Peringkat Kesejahteraan Keluarga. Dari situ, kamu bisa menentukan langkah selanjutnya: cukup cek status bansos, atau lanjut Usul/Sanggah kalau ada data yang perlu dibenahi.
Kalau kamu suka konten yang praktis dan bikin keputusan jadi lebih mantap, yuk sekalian mampir ke Tuwaga, platform buat informasi lengkap berbagai produk finansial seperti kartu kredit, KTA, deposito, hingga dana tunai properti dan kendaraan, plus artikel insight finansial biar kamu makin paham strategi keuangan.
Kamu juga bisa apply produk keuangan langsung di Tuwaga. Dan buat kamu yang doyan promo, jangan lupa cek TuwagaPromo, siapa tahu ada promo & diskon menarik di merchant favorit kamu di mall!










































