Salah satu alasan laporan pinjol terasa membingungkan adalah masalah yang berbeda membutuhkan kanal yang berbeda.
Keluhan tentang penyelenggara legal tidak sama dengan laporan entitas pinjol ilegal. Sementara itu, kalau kamu sudah mentransfer uang kepada penipu, kebutuhan paling mendesak bisa jadi pelacakan dan pemblokiran rekening melalui jalur anti-scam.
Jadi, Poinnya…
- Masalah dengan pinjol legal: mulai dari kanal pengaduan penyelenggara.
- Entitas pinjol ilegal: laporkan ke Satgas PASTI.
- Sudah transfer uang ke penipu: segera laporkan ke bank dan IASC.
- Untuk informasi dan pengaduan sektor jasa keuangan, gunakan OJK.
- Simpan bukti sebelum nomor, chat, atau akun penipu menghilang.
Kasus 1: Kamu Bermasalah dengan Pinjol Legal
Kalau penyelenggara terdaftar dan berizin OJK, mulai dari layanan pengaduan internal mereka.
Contohnya tagihan tidak sesuai, pembayaran belum diakui, perilaku debt collector, atau data fasilitas yang keliru.
POJK 22/2023 mewajibkan PUJK menyediakan layanan pengaduan.
Kumpulkan kontrak, screenshot, bukti pembayaran, nomor fasilitas, serta kronologi.
Kalau penyelesaian internal tidak mencapai kesepakatan, kamu dapat menggunakan kanal OJK atau mekanisme sengketa yang tersedia.
Kasus 2: Kamu Menemukan Pinjol Ilegal
Kalau aplikasi atau penawaran tidak tercantum dalam daftar penyelenggara legal dan terdapat indikasi aktivitas ilegal, laporkan ke Satgas PASTI.
Pada 2026, Satgas PASTI terus melakukan penghentian entitas ilegal.
OJK juga mengimbau masyarakat tidak memberikan data pribadi, informasi rekening, OTP, atau kata sandi kepada pihak yang tidak terverifikasi.
Simpan URL, nama aplikasi, nomor WhatsApp, rekening yang digunakan, screenshot iklan, dan file APK jika relevan tanpa membukanya lagi.
Kasus 3: Kamu Sudah Transfer ke Penipu
Kalau uang sudah berpindah karena scam, bergerak cepat.
Hubungi bank atau penyedia pembayaran yang kamu gunakan.
Lalu laporkan melalui Indonesia Anti Scam Centre atau IASC.
IASC dibentuk untuk mendukung penanganan transaksi terkait scam dan pemblokiran rekening terkait secara lebih cepat.
Tidak ada jaminan dana selalu kembali, tetapi kecepatan laporan sangat penting.
Apa Bedanya OJK dan Satgas PASTI?
OJK mengawasi sektor jasa keuangan dan menyediakan layanan konsumen.
Satgas PASTI fokus pada pemberantasan aktivitas keuangan ilegal bersama berbagai instansi.
Jadi kalau masalahmu adalah perilaku perusahaan legal, jalur pengaduan konsumen lebih relevan.
Kalau masalahnya adalah entitas yang tidak berizin dan menawarkan aktivitas keuangan ilegal, Satgas PASTI lebih sesuai.
Apa Bedanya Satgas PASTI dan IASC?
Satgas PASTI berfokus pada entitas dan aktivitas keuangan ilegal.
IASC berfokus pada penipuan transaksi keuangan dan upaya penanganan rekening terkait scam.
Contohnya, kamu menerima tawaran pinjol ilegal lewat WhatsApp. Itu dapat dilaporkan sebagai aktivitas ilegal.
Kalau kamu kemudian diminta transfer “biaya pencairan” Rp2 juta dan sudah mengirim uang, transaksi penipuan tersebut juga perlu segera ditangani melalui jalur anti-scam.
Bukti Apa yang Harus Disiapkan?
Nama aplikasi atau perusahaan.
Nomor telepon atau akun media sosial.
URL website atau tautan aplikasi.
Screenshot penawaran dan percakapan.
Nomor rekening atau dompet digital penerima.
Bukti transfer.
Kronologi singkat dengan tanggal dan waktu.
KTP atau dokumen identitas hanya diberikan bila diminta oleh kanal resmi dan relevan dengan proses.
Jangan menyebarkan bukti yang memuat data sensitif ke media sosial.
Berapa Banyak Kasus yang Terjadi?
Satgas PASTI melaporkan menerima 25.875 pengaduan terkait entitas ilegal sepanjang 1 Januari sampai 31 Juli 2026.
Dari jumlah itu, 22.529 merupakan pengaduan pinjaman online ilegal.
Angka tersebut menunjukkan bahwa masalah pinjol ilegal masih sangat aktif.
Apa yang Jangan Dilakukan Setelah Tertipu?
Jangan membayar biaya kedua untuk “membuka blokir dana”.
Jangan menggunakan jasa pemulihan dana yang meminta akses OTP atau rekening.
Jangan menghapus semua chat sebelum bukti tersimpan.
Jangan menunggu berhari-hari jika transaksi penipuan baru saja terjadi.
FAQ Lapor Penipuan Pinjol
Apakah lapor OJK bisa mengembalikan uang?
Pengaduan dan proses penanganan tidak menjamin seluruh dana dapat dikembalikan. Untuk transaksi scam, kecepatan pelaporan ke bank dan IASC sangat penting.
Kalau pinjol ilegal menagih kasar ke mana?
Simpan bukti, laporkan entitas ilegal, dan gunakan jalur penegakan hukum jika ada ancaman atau dugaan tindak pidana.
Kesimpulan
Cara lapor penipuan pinjol tergantung jenis masalah.
Pinjol legal bermasalah dimulai dari pengaduan penyelenggara. Entitas ilegal dilaporkan ke Satgas PASTI. Kalau sudah ada transfer ke scammer, segera hubungi bank dan IASC.
Sumber
OJK — Satgas PASTI dan IASC, Agustus 2026
OJK — POJK 22 Tahun 2023
Baca Juga di Tuwaga
Tuwaga — Lapor Pinjol ke OJK
Tuwaga — Cara Menghentikan Pinjol Sebar Data














































