Industri pinjaman daring Indonesia masih mencatat pertumbuhan.
Data Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan outstanding pembiayaan Pindar pada Juli 2026 mencapai Rp105,63 triliun, tumbuh 24,76% secara tahunan.
Sebagai perbandingan, pada Juni 2026 outstanding pembiayaan tercatat Rp105,14 triliun. OJK juga mencatat TWP90 sebesar 4,32% pada Juli 2026, naik dari 4,26% pada Juni.
Apa itu TWP90?
Secara sederhana, TWP90 merupakan indikator yang digunakan untuk melihat tingkat wanprestasi pendanaan lebih dari 90 hari.
Bagi masyarakat, indikator tersebut memberikan gambaran bahwa pertumbuhan pinjaman juga perlu dibaca bersama kualitas pembayarannya.
Pindar juga digunakan untuk pendanaan UMKM
Data OJK menunjukkan bahwa hingga Juni 2026 pembiayaan Pindar kepada sektor UMKM mencapai Rp35,12 triliun, tumbuh 23,25% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Nilai tersebut setara sekitar 33,41% dari total outstanding Pindar pada Juni 2026.
Regulasi pelaporan juga diperkuat
Pada 2026 OJK menerbitkan POJK Nomor 8 Tahun 2026 mengenai pelaporan dan permintaan data transaksi pendanaan oleh penyelenggara LPBBTI.
Ketentuan tersebut antara lain mewajibkan penyelenggara menyampaikan data transaksi pendanaan kepada OJK secara harian melalui sistem pelaporan.
Apa artinya bagi calon peminjam?
- pastikan penyelenggara memiliki izin OJK;
- pahami jumlah dana bersih yang diterima;
- hitung total pembayaran;
- periksa tenor dan jatuh tempo;
- masukkan seluruh cicilan lain dalam perhitungan kemampuan bayar; dan
- baca perjanjian sebelum memberikan persetujuan.
Sumber
Data diperiksa pada 29 September 2026.












































