Membayar kartu kredit dengan pinjol sering disebut konsolidasi utang, padahal konsolidasi yang sehat harus menurunkan biaya atau memperbaiki jadwal bayar secara nyata. Mengambil pinjaman baru hanya agar tagihan kartu kredit terlihat nol bisa berbahaya, apalagi jika kartu kredit kembali dipakai setelah pelunasan.
Hitung saldo kartu kredit yang benar-benar harus dibayar
Pisahkan tagihan berjalan, transaksi cicilan yang belum jatuh tempo, biaya terkait, dan sisa saldo yang menimbulkan bunga menurut perjanjian. Mintalah rincian pelunasan atau konversi cicilan resmi dari bank penerbit. Pembayaran minimum menjaga status tertentu tetapi tidak berarti semua biaya berhenti. Jangan menyamakan total tagihan bulan ini dengan seluruh kewajiban kartu kredit.
Bandingkan tiga opsi, bukan dua
Opsi pertama adalah melunasi kartu kredit dari kas tersedia. Opsi kedua meminta program cicilan atau restrukturisasi yang mungkin disediakan penerbit, sesuai penilaian mereka. Opsi ketiga memakai pinjol baru. Bandingkan total pembayaran dan kemampuan bayar bulanan ketiganya. Jika program bank lebih murah atau tenor lebih sesuai, menambah pinjol tidak memberi keuntungan yang jelas.
Contoh biaya pemindahan utang
Misalkan saldo yang ingin ditutup Rp5 juta. Pinjol baru menawarkan dana bersih Rp5 juta dengan enam cicilan Rp980 ribu: total Rp5,88 juta. Artinya ada Rp880 ribu biaya di luar pokok pada contoh tersebut. Agar pilihan itu masuk akal secara biaya, kamu harus membuktikan opsi bank dan strategi pelunasan lain akan lebih mahal atau berisiko, bukan hanya karena cicilan Rp980 ribu terasa kecil. Contoh ini ilustrasi, bukan suku bunga pasar.
Jebakan kartu kredit tetap terbuka
Setelah saldo kartu kredit ditutup dengan pinjol, limit kartu kredit dapat tersedia kembali sesuai kebijakan penerbit. Jika kamu berbelanja lagi, dua fasilitas aktif sekaligus. Buat aturan pribadi untuk tidak menambah transaksi sampai utang baru selesai. Hapus kartu dari aplikasi belanja bila perlu dan periksa tagihan otomatis yang masih berjalan.
Kapan perlu bicara dengan bank lebih dulu
Jika pendapatan turun, ada biaya medis, atau tagihan menumpuk, jelaskan situasi kepada bank sebelum jatuh tempo. Tanyakan opsi resmi, syarat, biaya, dan dampaknya terhadap fasilitas. Jangan mengandalkan jasa “pemutihan” utang yang meminta pembayaran di depan. Simpan bukti kesepakatan. Bila ada masalah penagihan atau informasi tidak transparan, gunakan kanal pengaduan bank dan OJK.
Keputusan praktis
Gunakan pinjol hanya jika dokumen membuktikan penghematan atau jadwal yang lebih aman dan kamu bisa menghentikan penggunaan kredit lama. Jika tidak, susun rencana pembayaran berdasarkan pendapatan realistis dan utamakan negosiasi langsung. Tujuannya bukan memindahkan angka utang, melainkan mengurangi total kewajiban.
Cek sumber resmi dan perlindungan konsumen
Sebelum mengambil keputusan, cocokkan nama badan usaha dan jenis produk dengan sumber resmi. Untuk LPBBTI, SEOJK 19/SEOJK.06/2025 menjelaskan ketentuan penyelenggaraan dan cakupan manfaat ekonomi. OJK menyediakan APPK dan Kontak 157 untuk informasi serta pengaduan. Periksa direktori izin terbaru pada saat transaksi.
Dalam siaran pers 5 Oktober 2026, OJK mencatat outstanding Pindar Agustus 2026 Rp106,94 triliun dengan TWP90 agregat 4,73%. Ini indikator industri, bukan batas aman cicilan individu; hitung kemampuan bayar dari kas sendiri.
Sebelum memindahkan utang kartu kredit ke pinjol, bandingkan seluruh biaya pinjol selain bunga, kemampuan bayar setelah semua cicilan, dan strategi ketika total utang mulai menekan anggaran.
Referensi
- https://ojk.go.id/id/regulasi/Pages/SEOJK-19-SEOJK06-2025-Penyelenggaraan-LPBBTI.aspx
- https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-Menghormati-Putusan-Mahkamah-Agung-dan-Terus-Perkuat-Pengaturan-dan-Pengawasan-Fintech-P2P-Lending.aspx
- https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/RDKB-September-2026.aspx











































