Jika proses pinjol meminta dana dicairkan ke rekening yang namanya berbeda dari peminjam, jangan anggap itu detail administratif kecil. Ketidaksesuaian nama bisa berasal dari salah input, rekening yang belum diperbarui, penggunaan rekening keluarga, atau skenario penipuan. Apa pun penyebabnya, proses sebaiknya dihentikan sampai jalurnya jelas.
Dalam sistem LPBBTI, pengguna terdaftar, menandatangani perjanjian elektronik, dan aliran dana diproses melalui mekanisme resmi seperti virtual account, payment gateway, dan escrow account. Karena itu, instruksi untuk memindahkan proses ke rekening pribadi pihak ketiga patut diverifikasi.
Bedakan tiga jenis ketidaksesuaian
Nama rekening milik peminjam tetapi formatnya berbeda
Perbedaan gelar, singkatan, atau ejaan dapat terjadi. Cocokkan dengan data bank dan data identitas, lalu tanyakan apakah sistem penyelenggara dapat memverifikasinya.
Rekening milik pasangan atau keluarga
Jangan berasumsi boleh hanya karena pemilik rekening adalah orang dekat. Tanyakan kebijakan resmi penyelenggara dan alasan penggunaan rekening tersebut. Jangan memasukkan data seolah-olah rekening itu milikmu.
Rekening diberikan oleh agen, CS tidak resmi, atau pihak lain
Ini red flag yang lebih serius. Jangan transfer biaya, jangan melanjutkan pencairan, dan jangan memberikan OTP atau akses akun. Verifikasi langsung ke layanan resmi yang tercantum di aplikasi atau situs penyelenggara.
Kenapa masalah rekening penting?
Rekening adalah bagian dari jejak transaksi. Jika dana masuk ke pihak yang berbeda, pembuktian siapa menerima manfaat dan siapa mengendalikan dana menjadi lebih rumit. Dalam sengketa, dokumentasi transfer dan identitas rekening menjadi sangat penting.
Ketidaksesuaian juga dapat menjadi sinyal bahwa akun dibuat menggunakan data yang tidak lengkap atau dimanipulasi. Penyelenggara legal melakukan analisis dan verifikasi calon penerima dana, sehingga perubahan rekening seharusnya ditangani lewat prosedur resmi.
Apa yang harus dilakukan sebelum pencairan?
- Ambil tangkapan layar nama rekening dan instruksi yang muncul.
- Jangan mengubah data agar “lolos sistem” tanpa penjelasan resmi.
- Hubungi layanan pelanggan dari aplikasi/situs resmi.
- Minta penjelasan tertulis apakah rekening tersebut diperbolehkan dan bagaimana koreksi dilakukan.
- Jika ada biaya diminta ke rekening pribadi, jangan bayar sebelum verifikasi.
Jika ternyata hanya salah data, minta proses koreksi lebih dulu. Lebih baik pencairan tertunda daripada dana masuk ke rekening yang kemudian sulit dibuktikan.
Jika dana sudah terlanjur masuk ke rekening yang salah
Jangan menggerakkan dana lebih jauh sebelum memahami status transaksi. Hubungi bank pemilik rekening dan penyelenggara melalui kanal resmi, lalu dokumentasikan waktu, nominal, nomor referensi, dan pihak yang dihubungi.
Jika rekening itu milik orang yang tidak dikenal atau muncul indikasi penipuan, pertimbangkan pelaporan kepada pihak berwenang. Jangan mengikuti instruksi pihak tidak dikenal untuk “mengembalikan” dana ke rekening lain tanpa verifikasi karena pola salah transfer juga dapat digunakan dalam penipuan.
Bagaimana jika pencairan dibantu sales atau agen?
Agen atau pihak pemasaran tidak boleh menjadi alasan untuk melewati sistem resmi. Perjanjian, identitas pengguna, dan mekanisme dana tetap harus dapat diverifikasi. Jika seseorang meminta kamu meminjam menggunakan rekening mereka, berhenti.
Gunakan direktori OJK untuk memastikan penyelenggara berizin dan hubungi kontak yang tertera di sumber resmi jika ragu.
Kesimpulan
Rekening pencairan yang berbeda nama bukan masalah yang sebaiknya “dibereskan belakangan”. Hentikan proses, identifikasi siapa pemilik rekening, minta verifikasi tertulis, dan jangan memindahkan dana atau membayar biaya melalui rekening pribadi pihak lain. Jejak transaksi yang bersih melindungi peminjam ketika terjadi masalah.
Sumber utama
OJK — SEOJK 19/SEOJK.06/2025 tentang Penyelenggaraan LPBBTI
OJK — POJK 40 Tahun 2024 tentang LPBBTI
5

















































